Ads Top

Kakek 80 Tahun di Desa Cihanjaro, Niat Padamkan Api, Rumah Malah Terbakar

Rumah Rukmanta (80 tahun), warga Desa Cihanjaro dilalap Si Jago Merah, Jum'at (05/11) 

KUNINGAN - Nasib malang menimpa pasangan suami istri berusia lanjut, Rukmanta (80 tahun) dan Asmita (80 tahun), warga Dusun Cihanjaro, Desa Cihanjaro, Kecamatan Karangkancana. Akibat lupa mengangkat panci yang sedang dipakai memasak air, rumah mereka malah jadi sasaran amukan Si Jago Merah. 


Peristiwa kebakaran rumah semi permanen milik pasutri Rukmanta dan Asmita ini, terjadi pada Jum'at (05/11) sekira pukul 15:15 WIB. 

Kepala Desa Cihanjaro, Asep Bambang, memberikan keterangan kronologi kejadian bahwa Jum'at siang, Asmita sedang memasak air panas untuk persediaan air minum di rumahnya.

Baca juga :

Januari - Oktober 2021, BPBD Kuningan Catat 156 Kejadian Kebencanaan, Ini Rinciannya

"Entah mungkin kelupaan, kemudian tungku ditinggal oleh pemilik rumah untuk  tidur siang. Tak berapa lama, Suaminya, Pak Rukmanta yang pada saat kejadian sedang mandi, saat keluar kamar mandi melihat panci yang digunakan memasak air sudah terbakar, " terang Asep. 

Kakek Rukmanta kemungkinan panik dan langsung menyiram panci yang terbakar itu dengan air maksudnya ingin memadamkan api. 

"Tak disangka, panci seperti meledak dan percikan air bercampur api kemudian merembet ke dinding anyaman bambu di dapurnya, " imbuh Kades Cihanjaro ini. 

Beruntung Rukmanta dan Asmita bisa ke luar rumah sebelum api membesar. Mereka segera meminta bantuan warga sekitar untuk bersama-sama memadamkan api. 

Saat warga memadamkan api, saksi atas nama Toto Bahtiar, melaporkan kejadian kebakaran ini kepada kantor UPT Pemadaman Kebakaran Satpol PP Kuningan. 

Diterangkan Kepala UPT Damkar Kuningan, M Khadafi Mufti, pihaknya segera menerjunkan 5 anggota Damkar dari regu 2 langsung berangkat menuju lokasi kebakaran. 


Para petugas Damkar dibantu warga dan aparat desa setempat akhirnya berhasil memadamkan api dalam waktu 40 menit. 

"Penyebab kebakaran diduga berasal dari panci yang terbakar saat memasak air panas, " ujar Khadafi. 

Pihaknya menyayangkan lokasi kebakaran yang sulit dijangkau sehingga seluruh rumah dan isinya tak dapat diselamatkan. 

"Total kerugian yang dialami Kakek Rukmanta dan istrinya adalah sebesar Rp 105 juta, " jelas Khadafi lagi. 

Saat ini kedua pasutri ini untuk sementara tinggal bersama anaknya yang tidak jauh dari TKP kebakaran.(Nars) 

Diberdayakan oleh Blogger.