Ads Top

Terdakwa Kasus Pedofilia di Kuningan Divonis 11 Tahun Penjara, Kedua Belah Pihak Pikir-Pikir

 

Ilustrasi putusan Hakim

KUNINGAN -Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kabupaten Kuningan, menjatuhkan putusan hukuman kurungan selama 11 tahun dan denda sebesar Rp 100 juta subsider 6 bulan kurungan, dipotong masa tahanan, kepada terdakwa A bin MB (56 tahun) atas dugaan tindak pidana asusila terhadap anak.
Putusan dibacakan Ketua Majelis Hakim, Hermawan, dalam persidangan dengan agenda pembacaan putusan atas perkara nomor 67/Pid.Sus/2021/PN Kng pada Selasa (09/11).  Dalam persidangan tersebut, dihadiri oleh sejumlah warga Kelurahan Purwawinangun dan massa dari Organisasi Kemasyarakatan Pemuda Pancasila.

Baca juga:

Ketua Pengadilan Negeri Kuningan, Ali Shobirin, dalam keterangannya di depan awak media menyebutkan atas putusan Majelis Hakim tersebut, baik dari pihak terdakwa maupun dari jaksa penuntut umum menyatakan pikir-pikir.
"Kedua pihak menjawab pikir-pikir atas putusan majelis hakim ini. Maka kepada kedua belah pihak diberi waktu 7 hari untuk memutuskan apakah menerima putusan atau akan menempuh upaya hukum lagi, " ucapnya.
Upaya hukum yang dimaksudkan, imbuhnya adalah menempuh upaya banding ke Pengadilan Tinggi di Bandung.
Secara rinci, ujarnya, putusan ini bisa diakses di Sistem Informasi Putusan Perkara di halaman website resmi Pengadilan Negeri Kuningan. Termasuk masalah pertimbangan majelis hakim seperti apa sehingga bisa memutuskan tuntutan tersebut.
" Majelis hakim telah memutuskan terdakwa bersalah dengan melakukan persetubuhan dan pencabulan terhadap korban. Namun terdakwa mendapat keringanan dari tuntutan awal 13 tahun, dengan pertimbangan terdakwa berusia 56 tahun dan diharapkan bisa memperbaiki dan menyesali perbuatannya, " papar Ali.
Sebelumnya, diberitakan, massa memadati halaman Pengadilan Negeri Kabupaten Kuningan, Selasa (09/11/2021). Kehadiran mereka untuk memberikan dukungan moral pada keluarga korban asusila anak, yang pada hari ini terdakwa pelaku asusila, A, akan mendapatkan putusan atau vonis dari majelis hakim PN Kuningan.
Berdasarkan jadwal persidangan yang tertera di halaman pn-kuningan.go.id, Selasa (9/11) ini, persidangan dengan nomor 67/Pid.Sus/2021/PN Kng akan digelar di Ruang Sidang Subekti dengan agenda pembacaan putusan.

Selain warga masyarakat Lingkungan Ciasem Kelurahan Purwawinangun, nampak hadir juga sejumlah anggota organisasi masyarakat Pemuda Pancasila, yang ikut hadir mengawal agenda persidangan terakhir kasus asusila terhadap anak di bawah umur ini.
Eni, warga Purwawinangun yang hadir di lokasi berharap agar Majelis Hakim PN Kuningan bisa memberikan vonis yang setimpal dengan perbuatan terdakwa A.
"Kami minta majelis hakim bisa memberikan hukuman seberat-beratnya bagi terdakwa. Ini demi keadilan, " tegasnya. (Nars)

Diberdayakan oleh Blogger.