Ads Top

Innalillahi, Mengontrak Rumah di Desa Timbang, Seorang Mahasiswa Akhiri Hidup dengan Gantung Diri

Ilustrasi Gantung Diri (gambar: Google) 

KUNINGAN - Warga Desa Timbang, Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan dikejutkan dengan peristiwa gantung diri yang dilakukan seorang pria berusia 24 tahun, bernama Ari Permana, pada Sabtu (04/12/2021) siang.

Warga menemukan tubuh korban telah tergantung tak bernyawa di dalam rumah yang beralamat di Perumahan Griya Nirwana C.16 Dusun 3 Rt. 21 Rw. 03 Desa Timbang Kecamatan Cigandamekar.

Salah seorang warga setempat Dudung, membenarkan informasi penemuan korban gantung diri ini. Dari informasi yang diterimanya, korban merupakan warga  Bandung yang mengontrak rumah bersama 3 rekannya yang lain di perumahan itu.


"Iya kejadiannya tadi siang. Korban mengontrak rumah, berempat bersama rekannya yang lain," ujarnya.

Sejauh ini, Dudung mengaku tidak mengenal korban, karena memang korban bukan warga Desa Timbang.

Belakangan diketahui, korban berusia 24 tahun, berstatus pelajar/mahasiswa dengan alamat asal Kampung Pelangi Rt. 002 Rw. 014 Desa Sukamukti Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung. 

Menurut informasi terhimpun, korban menggantung dirinya dengan mengikatkan selimut di bagian leher dan saat ditemukan kedua kaki menekuk.


Sejauh ini, belum diketahui pasti motif atau alasan korban sehingga nekat mengakhiri hidupnya secara tragis. 

Dari hasil pemeriksaan tim medis RSUD 45, disebutkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Korban luka jeratan di bagian depan 19 cm memar keunguan, tinggi badan 167 cm, lebam mayat dipunggung, keluar air kencing dari kelamin, " sebut keterangan Tim Medis RSUD 45 yang diterima redaksi kuninganreligi.com, Sabtu sore. (Nars)

Diberdayakan oleh Blogger.