Ads Top

Kementerian Koperasi dan UKM Pilih Kabupaten Kuningan Gelar Jambore Nasional PT dan Gerakan Berkoperasi

 

Kepala Diskopdagperin Kuningan, U Kusmana, MSi

KUNINGAN - Menteri Koperasi dan UKM dijadwalkan akan berkunjung ke Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, pada Sabtu-Ahad (18-19/12/2021). Agenda Kementerian Koperasi dan UKM ini adalah dalam rangka Jambore Nasional Perguruan Tinggi dan Gerakan Berkoperasi.
Kegiatan akan dipusatkan di Desa Sakerta Timur, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan yang saat ini sedang giat membangun destinasi wisata di sekitar perairan Waduk Darma.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (Kopdagperin) Kabupaten Kuningan, U Kusmana, saat ditemui kuninganreligi.com di ruang kerjanya, Kamis (16/12), mengatakan, pihaknya menyambut baik tawaran kegiatan dari Kementerian Koperasi dan UKM ini.
Pihaknya berencana akan menggabungkan kegiatan tersebut dengan Expo UMKM serta Pesona Kopi Kuningan untuk lebih mempromosikan keduanya secara nasional.
" Kita punya waktu 2 pekan untuk mempersiapkan semuanya. Alhamdulillah sejauh ini persiapan berjalan lancar, " sebutnya.
Sebenarnya, diskusi rencana kegiatan ini sudah dilakukan jauh hari bersama pihak Kementerian. Namun karena masa PPKM, kegiatan berskala nasional ini baru bisa digelar akhir pekan ini.

"Dipilihnya Desa Sakerta Timur sebagai lokasi kita sudah ijin dengan pimpinan dan Kades setempat pun menyambut baik.  Kita ingin mengenalkan  Sakerta Timur sebagai desa wisata lain di Kuningan selain Desa Cibuntu yang sudah dikenal secara nasional lebih dulu, " papar Uu.
Pihaknya berharap dengan digelarnya

Jambore Nasional Perguruan Tinggi dan Gerakan Berkoperasi yang digabung bersama UMKM Expo dan Pesona Kopi Kuningan ini nantinya akan membuat UMKM di Kuningan bisa naik kelas.
"Selain itu ini adalah ajang promosi atau endorse kopi Kuningan ke dunia luar. Biar dikenal secara nasional, " tandasnya.
Dalam kegiatan ini, kata Uu lagi, akan ada bimbingan dan pelatihan dari Kementerian terhadap para pelaku UMKM bagaimana menjalankan usaha, produksi termasuk promosi dan pemasaran yang efektif.
Selain itu, disebutkan mantan Kabag Barjas Setda Kuningan ini, melalui kegiatan jambore dan expo ini pihaknya berikhtiar agar ekonomi masyarakat bisa segera pulih dari dampak pandemi COVID-19 yang sedang melanda.


"Nanti kan para peserta akan menginap di sana, ini berarti akan ada pemasukan juga untuk warga setempat. Selain menginap, makan minum peserta tentunya tidak akan  mencari dari luar, Insya Allah akan membantu perekonomian warga di sana, " papar Uu lagi.
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan tersebut, dijelaskannya, akan diteruskan  dengan adanya sinergitas pentahelix, termasuk bekerjasama dengan  akademisi dari Perguruan Tinggi agar bisa memberikan pendampingan bagi para pelaku UMKM yang ada.
"Nanti kita akan simboliskan kerjasamanya secara pentahelix agar pendampingan bagi pelaku UMKM ini bisa dilakukan  menyeluruh dari hulu ke hilir, " jelas mantan Kabag Perekonomian yang dikenal dengan terobosan programnya ini.

Dalam kegiatan nanti, ungkapnya, akan  dilibatkan  sekira 20 peserta dari UMKM dan 30 komunitas kopi se-Kabupaten Kuningan. Juga akan dilibatkan Paguyuban Pengusaha Destinasi Wisata, pelaku pasar modern yang sudah berinvestasi di Kuningan agar mau menggandeng pelaku UMKM ini dalam pemasaran produk mereka.
Selain  itu, akan  digelar pula aksi sosial donor darah, kegiatan olahraga dan lainnya untuk menambah jambore lebih semarak. (Nars)

Diberdayakan oleh Blogger.