Ads Top

Pertemuan Deis-Uba dan Aang Hamid Suganda Tidak Mungkin Tanpa Pembicaraan Politik

"Pertemuan Segitiga Agra" memunculkan ratusan tanggapan Netizen (ist) 

KUNINGAN - Akhir tahun 2021, perpolitikan di Kabupaten Kuningan terus dinamis. Apalagi perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kuningan tahun 2024 sudah di depan mata. Lobi-lobi politik dan komunikasi antar partai sudah mulai terlihat di beberapa kesempatan. 


Seperti pada akhir pekan kemarin, salah satu bukti pertemuan antara politisi terlihat di salah satu kedai kopi depan Kampus Universitas Kuningan, Agra Food Station. 

Ketua DPC Gerindra, Dede Ismail, Ketua DPD PAN, Uba Sobari, dan mantan Bupati Kuningan dua periode, Aang Hamid Suganda, terlihat bertemu satu meja. 

Foto pertemuan tiga tokoh politik Kuningan ini diunggah di akun media sosial milik Dede Ismail pada Ahad (12/12/2021). Unggahan tersebut memicu ratusan tanggapan dan komentar netizen. 

Sebagian besar komentar menduga pertemuan tersebut sebagai langkah awal ketiga politisi ini guna menghadapi Pilkada 2024.

"Waduh" pa dewan sudah selangkah lebih awal dari yg lain ....lanjutkan langkahmu pa ketu benahi kuningan lebih maju ....Aamiin, " ungkap akun atas nama Kang Ramdhany menanggapi. 

Akun lainnya, atas nama Prabowo Pramono malah menduga pertemuan tersebut mengarah pada rencana kolaborasi kedua parpol tersebut dengan Wakil Bupati Kuningan, yang notabene anak Aang Hamid Suganda, M Ridho Suganda. 

"Kolab sama A Ridho nih, " tulisnya dalam komentar. 


Dalam tanggapan di salah satu media online, baik Dede Ismail maupun Uba Sobari mengaku pertemuan tersebut hanyalah obrolan biasa terkait kemajuan Kuningan ke depan. Mereka menyebut, tak ada obrolan politik menghadapi Pilkada 2024.

Bahkan Uba mengklaim pertemuan itu hanyalah peristiwa kebetulan saja. 

Terpisah, pengamat politik dan kebijakan publik, Soedjarwo (Mang Ewo), saat ditanya kuninganreligi.com soal pertemuan Agra ini mengatakan setiap politisi bertemu mustahil tidak berbicara soal politik. 

"Meski Pak Haji Uba mengatakan itu pertemuan kebetulan namun Saya lihat ini pasti by desain, atau direncanakan, " kata Mang Ewo. 

Ia menyebut pasti ada pembicaraan politis dalam pertemuan segitiga itu. 

"Saya sih menanggapinya positif, semoga dengan pertemuan Agra ini, ke depan akan lahir sosok pemimpin di Kuningan yang berkualitas. Masyarakat sudah berharap calon pemimpin di Kuningan tidak hanya itu-itu saja, " tandasnya. (Nars) 

Diberdayakan oleh Blogger.