Ads Top

Sri Laelasari Hadirkan Narasumber PLUT di Kegiatan Resesnya

Kegiatan Reses Anggota DPRD Fraksi Gerindra Bintang, Sri Laelasari

KUNINGAN - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kuningan dari Fraksi Gerindra Bintang, Sri Laelasari, melaksanakan kegiatan Reses untuk masa Sidang Ke-1 Tahun 2021/2022 di Kelurahan Cigintung, Kecamatan Kuningan pada Selasa (07/12/2021). 

Dalam kegiatan reses hari pertamanya, Sri sengaja menghadirkan narasumber dari Pusat Layanan Usaha Terpadu, Diskoperindag Kuningan dan Ketua Komunitas UMKM Bersama Maju Kuningan untuk memberikan pemaparan seputar pembinaan UMKM. 


"Kebetulan kita hadirkan juga para anggota Perempuan Indonesia Raya (PIRA) Kabupaten Kuningan dan para penggiat UMKM dari sekitar Kelurahan Purwawinangun yang tertarik mengembangkan usahanya agar mendapat bimbingan langsung dari PLUT, " kata Sri usai kegiatan Reses kepada kuninganreligi.com.

Sri menjelaskan, adanya pandemi COVID-19 ini dampaknya sangat dirasakan sekali oleh para pelaku UMKM di Kabupaten Kuningan. Selain menurunnya omzet, para pelaku UMKM yang hadir juga mengeluhkan pemasaran dan kurangnya wawasan cara mendapatkan Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT). 



"Selain itu mereka juga menginginkan adanya bantuan permodalan yang bisa meringankan produksi UMKM mereka, " imbuh Sri. 

Terkait permasalahan itu, Ia sebagai anggota DPRD berkewajiban untuk menyampaikan hal ini kepada pemerintah daerah agar permasalahan pelaku UMKM ini bisa teratasi. 

"Meski saya berada di Komisi yang tidak membidangi UMKM ini, namun karena aspirasi warganya seperti itu, Saya harus menanggapinya. Kita nanti koordinasikan bersama komisi yang menanganinya di DPRD untuk disambungkan ke SKPD Terkait, " ucapnya. 

Ia berharap agar semua stakeholder bisa bersinergi untuk membangkitkan kembali perekonomian masyarakat paska pandemi ini. 

"Apalagi di Dinas terkait juga sudah ada aplikasi Si Badu Mirakyat yang mengakomodir UMKM ini. Semoga UMKM yang belum terjangkau bisa segera mendapat pelayanan kemudahan seperti untuk mendapat PIRT tadi, " harapnya. 


Usai melaksanakan Reses, Sri juga menyempatkan diri untuk melakukan monitoring beberapa lokasi perkotaan Kuningan untuk melihat kondisi pembangunan sarana dan prasarana umum. 

Ia melihat di beberapa lokasi belum optimalnya Tempat Sampah Sementara (TPS) untuk mempermudah masyarakat dalam membuang sampah. 

Selain itu, kondisi trotoar di beberapa ruas jalan juga disoroti Sri, karena dinilai belum ramah pejalan kaki. 

"Trotoar kan fungsinya untuk pejalan kaki. Jangankan untuk kelayakan bagi kaum disabilitas, untuk pejalan kaki yang normal saja masih belum layak. Karena banyaknya trotoar yang dipakai diluar fungsinya, seperti adanya pohon, pot besar dan para pedagang kaki lima di badan trotoar, ini kan menghalangi akses pejalan kaki, " ujarnya. 

Ia berharap Dinas terkait bisa segera melihat  dan mengatasi disfungsi trotoar ini, karena hak asasi pejalan kaki pun wajib dipenuhi. Apalagi di beberapa ruas jalan di perkotaan yang banyak dipadati lalu lintas. (Nars) 

Diberdayakan oleh Blogger.