Ads Top

Foto Anggota DPRD Duduk di Atas Meja Viral, Rany Minta Maaf, Netizen Bilang Pemali

Foto Anggota DPRD yang Viral karena ada yang duduk di atas meja (foto: IG KuninganId) 

KUNINGAN - Sebuah unggahan foto yang memperlihatkan 4 perempuan, yang tidak lain adalah Anggota DPRD Kuningan, viral di media sosial publik warga Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Sabtu (01/01/2022). Dalam foto tersebut, nampak tiga perempuan berdiri dan seorang perempuan terlihat duduk di atas meja yang masih ditutupi taplak hitam bergambar logo Kabupaten Kuningan.
Menurut penelusuran kuninganreligi.com, kermpat anggota DPRD itu adalah Reni Parlina (berdiri paling kiri foto), Rany Febriani (duduk di meja), Saw Tresna Septiani (berdiri di belakang meja) dan Neneng Hermawati (berdiri paling kanan foto).

Pose duduk di atas meja yang dilakukan Ranny Febriani dalam foto tersebut menjadi sorotan warga. Bahkan sejak munculnya di media sosial pada Jum'at (31/12) malam, ratusan netizen banyak berkomentar miring.
"Anggota DPRD seharusnya menghormati adat istiadat, di Sunda itu ada yang namanya Pamali (larangan berdasarkan adat kebiasaan - KBBI) , pamali ini bukan hanya mitos, tapi ada nilai-nilai norma yang sangat tinggi di dalamnya, " kata, Oom, seorang netizen pada unggahan medsosnya.
Viralnya foto 4 anggota DPRD Kuningan perempuan tersebut, bahkan sempat memunculkan aksi pengumpulan tanda tangan masyarakat melalui website change.org agar Aleg Perempuan yang  duduk di meja dalam foto tersebut segera minta maaf kepada masyarakat.
Namun belum juga ramai pengumpulan tanda tangan digital tersebut, Rany Febriani sudah mengklarifikasi dan meminta maaf terlebih dahulu kepada masyarakat melalui unggahan salah satu media.
Dihubungi kuninganreligi.com, Sabtu (01/01/2022) siang, Rany memberikan link berita media yang memuat permohonan maaf dirinya terkait viralnya foto tersebut.
Dalam media tersebut, Rany mengakui bahwa foto yang duduk di atas meja itu adalah dirinya. Foto tersebut, imbuhnya, diambil usai kegiatan Sidang Paripurna pada Jum'at (31/12) kemarin.
"Foto tersebut adalah reflek (kejadian tidak disengaja) dan dilakukan tidak untuk tujuan yang negatif. Itu spontan untuk menunjukkan kebersamaan sesama anggota dewan perempuan, " paparnya dalam klarifikasi di media tersebut.
Rany sendiri mengaku kaget dan penasaran kenapa foto tersebut bisa ramai di ruang publik.
"Itu kita spontan saja setelah kegiatan rapat paripurna. Tidak ada tujuan tertentu dalam foto itu," ucapnya seperti dilansir dari Media Radar Cirebon.
Ia memohon maaf kepada masyarakat jika foto tersebut tidak berkenan dan dianggap tidak sopan.

"Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya atas kelalaian saya yang telah membuat ketidaknyamanan terkait swafoto tersebut. Tidak ada setitikpun niat untuk melecehkan atau apapun itu. Sekali lagi mohon maaf. Insya Allah ini menjadi pelajaran berharga bagi saya pribadi," tandanya, diambil dari media yang sama.
Selain kepada masyarakat, Rany pun menyampaikan permohonan maaf kepada pimpinan dan anggota DPRD, juga kepada pihak Sekretariat Dewan terkait viralnya foto tersebut.
" Posisi Saya di dalam foto tersebut sebagai kelalaian pribadi. Ini pembelajaran berharga bagi Saya dan semoga ada hikmahnya," pungkas Rany. (Nars)

Diberdayakan oleh Blogger.