Ads Top

Di 8 Desa, Tina Wiryawati Gulirkan Program Bekerja Belajar Mandiri untuk Entaskan Pengangguran

Hj Tina Wiryawati berfoto bersama peserta reses II di Desa Kertayasa, Kecamatan Sindangagung, Rabu (9/3)

KUNINGAN - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat, Hj Tina Wiryawati, SH. tak kenal lelah membuat berbagai terobosan program yang diharapkan berguna untuk masyarakat. Setelah lancar menggulirkan program penuntasan penanganan persampahan di desa-desa, menginisiasi desa-desa wisata, kini Aleg dari Fraksi Gerindra-Persatuan DPRD Jabar ini menggulirkan program 3in1, Bekerja Belajar Mandiri (BBM).

Pada kunjungan reses II masa sidang 2021-2022 selama 3 hari (7-9 Maret 2022), Tina berkunjung ke 8 titik menemui konstituennya di Kabupaten Kuningan.

" Ya selama 3 hari ini pada reses Saya di Kuningan, Saya menggulirkan program upaya pengentasan pengangguran untuk kalangan anak-anak muda yang masuk usia produktif kerja," terang Tina kepada kuninganreligi.com usai melaksanakan Reses di Aula Balai Desa Kertayasa, Kecamatan Sindangagung, Rabu (9/3).


Upaya pengentasan pengangguran tersebut, pihaknya menggandeng jajaran Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata (STIEPARI) Semarang, Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Mutiara Semarang untuk menjaring para pelajar kelas XII setingkat SMK/SMA atau lulusannya agar meneruskan jenjang pendidikannya (kuliah) di STIEPARI Semarang sambil bekerja. Sehingga para anak muda lulusan SMK/SMA sederajat ini selain bisa mengejar gelar akademis juga bisa mendapat penghasilan dari bekerja sambil kuliah.

"Di Semarang dari rekan-rekan STIEPARI mengatakan banyak lapangan pekerjaan di aneka jenis perusahaan. Dari satu perusahaan saja dibutuhkan ratusan pekerja dengan gaji yang lumayan bahkan bisa lebih dari UMR," papar Tina.

Pihaknya mengajak anak-anak muda asal Kuningan bisa ikut program BBM ini untuk selain bisa mendapat pengalaman kerja, penghasilan bahkan bisa sambil kuliah juga.

"Kita berharap para generasi milenial asal Kuningan ini nantinya bisa kembali ke desa asalnya untuk membangun setelah mendapat gelar akademis. Mereka kan nantinya jadi pemimpin masa depan," ujarnya.



Program Belajar Bekerja Mandiri yang ditawarkan Tina ini, menjawab pertanyaan yang disampaikan kepadanya selaku wakil rakyat khususnya dari Dapil Jabar XIII.

"Pertanyaan yang sampai ke Saya adalah sejauh mana peran Saya sebagai wakil rakyat untuk mengentaskan pengangguran di masyarakat. Ini yang menggelitik Saya dan akhirnya, Alhamdulillah bisa kita sambungkan, salah satunya dengan program BBM ini," sebutnya.

Sementara, Kepala SMK Karya Nasional, DR Yefri Esa Trijaka, sebagai salah satu SMK tujuan Tina Wiryawati mensosialisasikan Program BBM ini, mengaku menyambut baik upaya yang ditawarkan Aleg Provinsi Jabar ini.

"Ini merupakan salah satu upaya positif, karena selain membantu para pelajar mendapatkan kemudahan meneruskan kuliah, juga bisa membantu meringankan pembiayaan kuliah mereka, karena bisa sambil bekerja," ungkap Yefri.

Hal sama juga disampaikan Kepala Desa Kertayasa, Arif Amarudin, bahwa pihaknya berterima kasih atas tawaran program yang disampaikan Tina Wiryawati dalam resesnya. 

"Tentunya selain akan mendukung dengan mensosialisasikan kepada masyarakat Pemdes Kertayasa juga akan mendorong anak-anak lulusan SMK/SMK di desa kami untuk bisa ikut program ini bahkan kita akan dukung sepenuhnya," ujar Kades Arif.


Terpantau selama 3 hari, dari Senin (7/3) hingga Rabu (9/3), Hj Tina Wiryawati SH melakukan Reses di 8 titik yakni di Linggajati Kecamatan Cilimus, di Dapil 3 Kuningan , Desa Paninggaran Kecamatan Darma, SMK Karya Nasional Kuningan, Desa Kertayasa Kecamatan Sindangagung, Desa Mekarjaya, Rest Pondok Kapal Dapil 4 dan Desa Bojong Kecamatan Kramatmulya.

Dalam kegiatan reses tersebut nampak hadir juga para kepala desa tuan rumah, Anggota Fraksi Gerindra DPRD Kuningan, Sri Laelasari, para Ketua PAC Gerindra tuan rumah, dan jajaran pejabat STIEPARI serta LPK Mutiara Semarang. (Nars)

Diberdayakan oleh Blogger.