Ads Top

Longsor Ciwaru Tutup Badan Jalan, Anggota DPRD Kuningan Sebut Perlu Penanganan Lanjutan

Anggota DPRD Kuningan, Rany Febriani, monitoring pelaksanaan pembersihan material longsoran di Desa Ciwaru, Senin (14/3)

KUNINGAN - Bencana longsor tebing di Blok Cimandala Desa/Kecamatan Ciwaru pada Ahad (13/3) malam mengakibatkan arus lalu lintas Luragung - Ciwaru terhambat. Material tanah longsoran menutupi badan jalan, dan pengguna jalan dipaksa memutar untuk menuju Ciwaru.


Pada Senin (14/3) petugas gabungan BPBD Kuningan, Polsek Ciwaru, Koramil Ciwaru, Aparat kecamatan dan desa setempat melakukan upaya evakuasi material longsoran agar jalur Luragung-Ciwaru bisa dilalui kembali.

"Ya kita turunkan alat berat backhoe untuk membersihkan material longsoran pagi ini. Semoga bisa cepat diatasi dan jalur lalu lintas bisa kembali normal," terang Kalak BPBD Kuningan, Indra Bayu Permana, Senin (14/3) pagi.

Terlihat dalam upaya pembersihan material longsoran di Desa Ciwaru ini, seorang anggota DPRD dari Dapil IV Kuningan, Rany Febriani, juga berada di lokasi bersama kades setempat.

Baca juga:



Kepada awak media, Aleg dari Fraksi Demokrat ini menyebutkan penanganan lanjutan untuk bencana longsor di lokasi tersebut sangat dibutuhkan.

"Butuh penanganan lanjutan agar longsor tidak terjadi lagi dikemudian hari," kata Rany.

Ia menambahkan, menurut laporan kepala desa setempat bahwa lokasi tersebut adalah tanah milik perorangan dan merupakan lahan bekas galian.


"Mudah-mudahan pemerintahan bisa bantu untuk solusinya supaya tidak terjadi longsoran lagi," ujarnya.

Untuk diketahui, pada Ahad (13/3) malam, akibat curah hujan yang tinggi di sebagian besar wilayah di Kabupaten Kuningan mengakibatkan belasan titik terjadi kebencanaan mulai banjir, longsor hingga pergerakan tanah. (Nars)

Diberdayakan oleh Blogger.