Ads Top

Daftar Nama Pengisi Komposisi Pimpinan AKD Terbaru Beredar di Publik, Zul: Bukan Ranah Saya


KUNINGAN - Sehari sebelum dilaksanakan Rapat Paripurna perubahan pimpinan Alat Kelengkapan DPRD (AKD) Kuningan, sudah beredar tabel daftar nama pengisi komposisi AKD terbaru ini. 

Tabel tersebut berjudul "Paket-Paket Pimpinan AKD Koalisi" dan tangkapan layarnya tersebar di media percakapan publik. Bahkan akun atas nama Dede Ismail, di media sosial Facebook, mengunggah gambar tabel ini ke publik pada Selasa (5/3).


Dari tabel tersebut nampak beberapa nama yang dicantumkan mengisi AKD DPRD Kuningan, di untuk komposisi pimpinan di Komisi I sampai IV, BAPEMPERDA, Badan Kehormatan dan utusan Badan Kehormatan.

Pada kolom Komisi 1, terlihat nama Rany Febriani (Demokrat) dituliskan sebagai Ketua, Apang Sujaman (PDIP) sebagai wakil ketua dan Iip Syarif (PPP) sebagai sekretaris.

Sedangkan di kolom Komisi II tertulis Apip Firmansyah (PKB) sebagai ketua, Ali Akbar (PPP) wakil ketua, dan Sawtresna Septiani (Golkar) sebagai sekretaris.

Lalu, di kolom Komisi III, nampak tertulis sebagai ketua adalah Dede Sudrajat (PKS) dilanjutkan posisi wakil ketua dan sekretaris diisi oleh Toto Hartono (Demokrat) dan Momon Suherman (PPP).

Selanjutnya, untuk komposisi Komisi IV, tertulis  masih dipimpin Tresnadi (PDIP), wakil ketua Neneng Hermawati (PKB) dan sekretaris Jajang Jana (PKS).

Masih dalam tangkapan layar komposisi AKD ini, untuk komposisi Badan Kehormatan tertulis  Rusliadi (PDIP) sebagai ketua dan Badriyanto (Golkar) sebagai wakil ketua.

Baca juga:



Untuk komposisi BAPEMPERDA, tertulis ketua diisi oleh nama Didit Pamungkas (Golkar) dan wakil ketua Yaya dari PKS.

Terakhir, komposisi utusan untuk Badan Kehormatan diisi oleh nama-nama: Rusliadi (PDIP), Etik Widiati (PKS), Neneng Hermawati (PKB), Badriyanto (Golkar) dan Momon Suherman (PPP).

Ditanya terkait beredarnya komposisi AKD ini, Ketua DPRD Kuningan, Nuzul Rachdy mengaku tidak tahu dan mengatakan itu bukan ramahnya untuk menjawab.

"Oh tidak tahu saya, tidak masuk ke ranah itu,” ujar Zul, sapaannya, saat ditanya wartawan, Selasa (5/3).

Namun, Ketua DPC Gerindra Kabupaten Kuningan, Dede Ismail, dalam unggahan medsos Facebook menanggapi beredarnya penetapan daftar nama ini dengan nada sindiran.

"Kocok ulang AKD DPRD Kng yg sebelum paripurna dilakukan besok tapi sdh terbentuk inilah bentuk Demokrasi di DPRD Kng, " sindir Dede dalam unggahannya.

Dituliskan lebih lanjut, Deis menyindir kocok ulang AKD ini hanya sebagai perebutan jabatan.

"Memperebutkan jabatan AKD bukan memikirkan Kng sebagai kab.Termiskin Ekstrem serta juara 1 kab yg terbanyak penganggurannya," ketusnya. 


Lebih lanjut, Deis berkomentar dalam unggahan tersebut bahwa Koalisi fraksi-fraksi yang mengatasnamakan rakyat dimana memgambil hak fraksi lain dengan menggunakan paket di AKD Badan Kehormatan.

"Mereka melakukan segala cara memberi contoh bahwa ternyata wakil rakyat kita rakus jabatan semoga diberi hidayah dan tidak diambil mandatnya oleh Allah serta rakyat kelak di pemilu mendatang," ungkapnya.(Nars)

Diberdayakan oleh Blogger.