Ads Top

Driver Odong-odong Binaan Tina Wiryawati Sumringah, Komunitas Mereka Kini Berbadan Hukum

Hj Tina Wiryawati bersama jajaran pengurus Komodo 88, sumringah setelah akta notaris komunitas mereka selesai dibuatkan

KUNINGAN - Komunitas pengemudi Kereta Khusus Wisata Desa (KKWD) atau yang biasa dikenal dengan Odong-odong bernama Komodo 88 kini sah memiliki akta notaris. Komunitas Komodo 88 ini merupakan binaan dari Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj Tina Wiryawati.

Akta notaris legalitas dari komunitas Komodo 88 ini rencananya akan diserahterimakan oleh Anggota Fraksi Gerindra Persatuan DPRD Jabar pada acara tersendiri selepas libur Hari Raya Idul Fitri nanti.


"Iya saat ini legalitas Komodo 88 sebagai wadah para pengemudi Odong-odong di Kabupaten Kuningan sudah selesai di-akta notariskan. Nanti kita akan serahkan kepada komunitas ini selepas lebaran," terang Anggota DPRD Jabar, Hj Tina Wiryawati, saat ditemui disela acara pemberian paket sembako kepada puluhan pengemudi KKWD Kuningan, di Desa Geresik, Kecamatan Ciawigebang, Rabu (27/4).

Sebagai wakil dari masyarakat, Tina mengaku perlu mengakomodir beragam komunitas yang ada di masyarakat, selama itu bertujuan baik dalam visi misi perkumpulan mereka.

"Eksistensi KKWD atau Odong-odong ini menurut Saya baik. Mereka bisa jadi role model transportasi khusus untuk promosi wisata di desa-desa," katanya.

Bahkan, mobil Odong-odong ini, imbuhnya di beberapa desa di Kabupaten Kuningan terlihat sangat akrab dengan warga desa. Mobil modifikasi ini sering dipakai kaum ibu dan anak-anak sebagai sarana transportasi dari desa ke desa yang tak terjangkau sarana angkutan umum.


"Saya melihat keberadaan Odong-odong ini pun jadi satu dari solusi penyediaan lapangan kerja di masyarakat. Para sopir Odong-odong ini adalah mereka yang tak bekerja lagi di sektor transportasi umum akibat banyaknya pemutusan kerja dampak dari Covid-19," paparnya.

Melihat sisi positif dari keberadaan Odong-odong ini, kedepan Tina berharap negara bisa hadir memberikan solusi agar mereka bisa mendapat pengakuan sebagai transportasi khusus yang resmi beroperasi.

"Mudah-mudahan ada titik terang regulasi yang bisa membantu para pengemudi Odong-odong ini untuk bisa tenang saat beroperasi di jalanan," ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Tina juga memberikan puluhan bingkisan bagi para pengemudi Odong-odong agar mereka bisa berbahagia di Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriyah yang tak lama lagi akan tiba.(Nars)

Diberdayakan oleh Blogger.