Ads Top

Ini Data Kendaraan dan Pemotor yang Terlibat Tabrakan Adu Banteng di Jalan Siliwangi Dini Hari Tadi

Aksi balap liar di Jalan Siliwangi pada waktu malam hingga dini hari 

KUNINGAN - Paska kejadian aksi kebut-kebutan atau balap liar yang mengakibatkan peristiwa laka-lantas sehingga seorang pengemudi ojek online, Thovik Virmansyah (28 tahun) harus menjemput ajal di lokasi, Unit Laka Sat Lantas Polres Kuningan langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP)

Olah TKP tersebut dilakukan di Jalan Siliwangi, sebelah utara Pom Bensin/SMPN 1 Kuningan.

Kanit Laka Lantas Sat lantas Polres Kuningan, Iptu Mukhali, kepada kuninganreligi.com menyebutkan bahwa pada peristiwa tabrakan dini hari tadi melibatkan 2 unit sepeda motor.


"Sepeda motor Yamaha Fino tanpa plat nomor kendaraan dan sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi E-2983-YAY bertabrakan secara berhadap-hadapan," ujar Mukhali.

Ia menambahkan, korban meninggal dunia adalah Thovik Virmansyah (28 tahun) warga Blok Bakom, Desa Cikananga, Kecamatan Garawangi, pengendara Honda Vario, mengembuskan nafas terakhir di lokasi langsung dibawa ke RSUD 45 untuk mendapat pemulasaraan.


Sementara, terduga pelaku balap liar yang mengendarai Yamaha Fino tanpa TNKB, disebutkan adalah pelajar di bawah umur berusia 14 tahun yang beralamat di Kelurahan Cijoho, Kecamatan Kuningan.

"Pelajar ini mengalami luka patah kaki kanan, patah tangan kiri dan di bagian muka. Ia dalam perawatan intensif di RS Juanda akibat luka berat," paparnya.

Untuk diketahui, korban Thovik, menurut keterangan petugas pemulasaraan RSUD 45, Wawan, mengalami luka yang sangat serius di bagian kepala, tangan dan kaki.



Pemulasaraan jasad korban dilakukan hingga Selasa waktu Shubuh, dan jenazah langsung diantar ke rumah duka di Desa Cikananga.

Dari pantauan kuninganreligi.com di rumah duka, kedatangan jenazah Thovik disambut Isak tangis keluarga Sang Istri, Puput. Keluarga dari pihak Thovik, yang merupakan kelahiran Kelurahan Kuningan ini juga nampak hadir di rumah duka.


Nampak juga rekan-rekan seprofesi korban Thovik juga ikut hadir menyampaikan bela sungkawa hingga prosesi pemakaman di TPU setempat.

Ketua Komunitas Ojol Kuningan, Ali, menyebutkan bahwa almarhum Thovik dikenal sangat ramah, supel dan sopan dalam pergaulan.

"Iya rekan-rekan tentu sangat kehilangan sosok Almarhum yang dikenal baik ini," ungkapnya. (Nars)

Diberdayakan oleh Blogger.