Ads Top

Yayasan Cahaya Sekolah Kehidupan Gelar Festival Ramadhan untuk Menggali Bakat Generasi Muda


KUNINGAN - Yayasan Cahaya Sekolah Kehidupan (CSK) yang berdomisili di Graha Ahmad Bagja, Desa Pajawan Kidul, Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Kuningan menggelar agenda Festival Ramadhan.

Kegiatan Festival Ramadhan ini mengambil tema "Menggali Bakat di Bulan Penuh Berkah". Agenda ini dilaksanakan dalam 5 hari dengan 6 kategori lomba, diantaranya lomba cerdas cermat, lomba pidato cilik antar TPQ dan Pontren, lomba adzan, lomba kaligrafi dan lomba tahfidz.


Pendiri Yayasan CSK, Yanuar Prihatin, saat dikonfirmasi mengatakan kegiatan festival yang diisi dengan aneka perlombaan ini bertujuan memberikan kesempatan pada anak untuk berlatih mental dan semangat juang.

"Juga untuk memberikan mereka pengalaman mengikuti aneka lomba sebagai bekal mereka di masa depan," katanya.

Kepada para peserta lomba yang didominasi oleh anak usia Sekolah Dasar ini, Yanuar berpesan agar mengikuti lomba dengan semangat dan ikhlas 


"Kepada adik-adik jika punya harapan juara, harus yakin kita bisa jadi juara," ujarnya memberikan semangat.

Yanuar berharap kedepan kegiatan ini bisa dilaksanakan kembali dan rutin digelar setiap tahun.

"Yayasan CSK tidak mungkin menjalankan agenda ini sendiri karena yang punya kompetensi dan jaringan adalah Forum Komunikasi Pendidikan Al Qur'an," katanya.


Juga disebutkan, agenda ini tidak akan terlaksana tanpa dukungan semua pihak, terutama dari Pemkab Kuningan melalui Kantor Kemenag, Pemdes setempat dan para peserta sendiri.

Dalam kegiatan ini disebutkan diikuti oleh 180 anak yang melibatkan puluhan TPQ dan Pontren di 5 kecamatan, yakni Lebakwangi, Maleber, Ciawigebang, Garawangi dan Sindangagung.

Panitia menyediakan hadiah-hadiah berupa uang pembinaan, serifikat dan trophy kepada para pemenang lomba.


Terpisah, Kasi Pendidikan Diniyah dan Pontren Kantor Kemenag Kuningan, Ahmad Fauzi, mengapresiasi upaya yang dilakukan YCSK dan FKPQ dalam melaksanakan pembinaan generasi muda.

"Mudah-mudahan bisa menghasilkan potensi atau bibit-bibit peserta yang bisa kita gembleng lagi agar jadi asset Kuningan untuk ikut perlombaan serupa di tingkat yang lebih tinggi," harapnya. (Nars)

Diberdayakan oleh Blogger.