Ads Top

Ribuan peserta ikuti Bursa Kerja Khusus (BKK) SMK Karya Nasional - PT Toyota Motor Manufacturing, Sabtu-Ahad (21-22/5/2022)

KUNINGAN - Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Karya Nasional bekerjasama dengan PT Toyota Motor Manufacturing (TMM) menggelar Bursa Kerja Khusus (BKK) yang dilaksanakan selama dua hari di GOR SMK Karnas, Jalan Raya Cirendang - Gunungkeling, Sabtu (21/5).

Bursa kerja tersebut mendapat respon positif dari para lulusan SMK/SMA. Terbukti dengan membludaknya peserta BKK yang mencapai 2.100 orang. Panitia terpaksa membagi pelaksanaan test dalam dua hari.


"Hari ini digelar untuk 6 kelompok test, besok dilanjutkan untuk kelompok lain. Test yang dilaksanakan berupa test soal tertulis hingga tahap wawancara, dan akan diumumkan setelah para peserta melakukan test," terang Tata Sumiarsa, panitia BKK dari SMK Karya Nasional kepada kuninganreligi.com, Sabtu sore.

Ia menyebutkan, peserta yang ikut BKK tidak hanya yang berasal dari Kabupaten Kuningan saja, melainkan mereka datang dari daerah lain seperti Cirebon, Ciledug, Lemahabang, Majalengka, Garut, Tasikmalaya, Ciamis dan Tegal.

"BKK ini untuk mengisi posisi Operator Produksi di PT TMM dengan penempatan di daerah Karawang," ujar Tata.

Ia menambahkan, pihak manajemen PT TMM membutuhkan tenaga lulusan SMA/SMK  memberi kesempatan kepada siswa yang lulusan tahun ini untuk ikut rekrutmen.

"Alhamdulillah dengan terselenggaranya BKK ini semoga bisa membantu mengurangi angka pengangguran di daerah. Untuk jumlah tenaga yang dibutuhkan adalah yang lulus kualifikasi dan standar managemen," katanya.

Selain menggelar BKK, SMK Karya Nasional juga telah menjalin kerjasama dengan Toyota Motor Manufacturing, untuk  meningkatkan kompetensi siswa serta bisa melakukan magang di perusahaan itu. 


Sementara, Ade, salah seorang peserta BKK mengaku sangat terbantu dengan digelarnya BKK ini. Ia berharap pelaksanaan bursa kerja bisa dilakukan secara rutin agar bisa menyerap lulusan SMK/SMA hingga tidak menjadi pengangguran baru setelah lulus sekolah.

"Sangat membantu dan banyak dicari oleh para lulusan SMK terutama," sebut Ade. (Nars)

Diberdayakan oleh Blogger.