Ads Top

Genangan air di pemukiman warga di Desa Kadugede, Rabu (4/5)

KUNINGAN - Hujan deras pada Rabu (4/5) sore mengakibatkan aliran Sungai Cisanggarung di Kecamatan Kadugede dan Sungai Cijangkelok Kecamatan Cibingbin kembali meluap ke pemukiman warga.

Akibatnya sekira 15 rumah warga di Blok Cikokol Dusun Wage Desa Kadugede tergenang luapan air Sungai Cisanggarung.


Dadang, warga setempat saat dimintai penjelasan seputar luapan Sungai Cisanggarung menyebutkan luapan aliran sungai pada hari ini termasuk yang paling tinggi.

"Iya Kang, dua blok tergenang, yakni Blok Bangong dan Blok Cikokol. Yang paling parah ada sekira 15 rumah di Blok Cikokol tergenang air luapan Sungai," terangnya.

Ditambahkannya, satu bangunan kontrakan milik mantan Anggota DPRD Kuningan pun tergenang air setinggi 20 cm.

Sementara, Dadawuk, warga Blok Bangong, sempat membuat video detik-detik luapan Sungai Cisanggarung di depan rumahnya. Terlihat satu rumpun pohon pisang dan pohon bambu pun ikut roboh terbawa hanyut derasnya Sungai Cisanggarung.


Nampak dalam rentang waktu 10 menit permukaan air sungai naik setinggi satu meter ke lahan miliknya.

"Bengkel las Saya juga ikut terendam dan pagar-pagar spandek juga ikut hanyut," ungkapnya.

Terpisah, di beberapa grup percakapan warga Kuningan, tersebar pula video yang memperlihatkan genangan air di pemukiman warga. Dalam video tersebut disebutkan genangan air adalah dari luapan Sungai Cijangkelok.

Dalam sebuah video terlihat warga Desa Ciangir, yang rumahnya tepat di samping sungai Cijangkelok sangat khawatir luapan air sungai akan menggenangi rumahnya.


Saat berita ini dibuat, petugas dari BPBD Kuningan sedang melakukan asesmen di lokasi luapan Sungai Cijangkelok Kecamatan Cibingbin.

Selain itu, akibat derasnya hujan, terjadi genangan air di Desa Babatan, Kecamatan Kadugede, longsoran tebing di Jalan Desa Tinggal, dan pohon tumbang di Desa Garawangi di ruas jalan menuju Desa Cikananga. (Nars)

Diberdayakan oleh Blogger.