Ads Top

FGD Rekayasa Lalu Lintas Perkotaan di Kabupaten Kuningan, Rabu (25/5) di Gedung Wanita Kuningan

KUNINGAN - Forum Group Discussion (FGD) terkait rencana rekayasa lalu lintas jalan perkotaan di Kabupaten Kuningan yang digelar Rabu (25/5) di Gedung Wanita, Jalan Ir Soekarno, menghasilkan kesimpulan penolakan dan keberatan dari seluruh komponen masyarakat yang diundang.
Forum diskusi ini digelar Dinas Perhubungan Kabupaten Kuningan guna menampung masukan dan pendapat dari seluruh stakeholder terkait rencana rekayasa lalu lintas tersebut.

Sedikitnya ada 10 komponen masyarakat yang hadir dalam FGD ini menumpahkan unek-unek mereka dari kondisi uji coba one way Siliwangi, yang sudah dilakukan selama hampir satu bulan sejak pekan terakhir Bulan Ramadhan kemarin.
Selama dua jam lebih, FGD berlangsung tertib dan lancar. Di awal pertemuan, Kabid Lalu Lintas Dishub Kuningan, M Rangga, memaparkan kajian dan rencana pihaknya untuk melakukan rekayasa lalu lintas di beberapa jalan yang ada di perkotaan Kabupaten Kuningan.
Dikatakannya, upaya rekayasa lalu lintas ini bertujuan mempercantik, memperbaiki kondisi lalu lintas transportasi di ruas jalan yang melihat kondisi jangka panjang.
Sementara, di akhir FGD, Moderator Deden Aryo, yang juga Kasi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dishub Kuningan, menyampaikan kesimpulan dari apa yang disampaikan para peserta, bahwa semua peserta menilai rencana one way di Jalan Siliwangi ini dinilai memberatkan dari berbagai aspek.
"Kemudian, peserta meminta agar rencana penerapan one way ini bisa dikaji ulang dan dievaluasi," kata Aryo, sapaannya.
Lalu, imbuhnya, para peserta FGD, terutama dari komponen masyarakat pelaku usaha yang berada di sekitar jalur Cigembang - Cijoho, merasa terdampak dan keberatan dari sisi finansial dan perekonomian.
Ia menyebutkan, hasil FGD ini akan jadi masukkan bagi pihaknya yang sudah dicatat dan akan disampaikan juga kepada pimpinan daerah sebagai bahan laporan.
"Bahkan lusa Hari Jum'at juga, kita akan menyampaikan kesimpulan FGD dan kajian kami ini kepada jajaran Komisi 3 DPRD Kuningan," tandasnya.
Sebelumnya, rencana rekayasa lalu lintas perkotaan, atau one way sistem yang diujicobakan di ruas Jalan Siliwangi Kabupaten Kuningan mendapat protes dari masyarakat. Bahkan, Ketua Komisi 3 DPRD Kuningan, Dede Sudrajat yang sempat ditanya kuninganreligi.com meminta agar rekayasa lalu lintas di Jalan Siliwangi dikembalikan ke semula.

Kadishub Kuningan, Muhammad Mutofid, menanggapi keluhan warga ini dengan pernyataan bahwa rekayasa lalu lintas perkotaan yang selama ini diujicobakan baru sebatas rencana.
"Ini baru rencana. Jika dinilai memang lebih banyak madharatnya daripada maslahatnya maka bisa dibatalkan," tandasnya. (Nars)

Diberdayakan oleh Blogger.