Ads Top

Paska Diserang Isu Dugaan Pungli, Ratusan Pengawas dan Kepsek di Lingkup Disdikbud Kuningan Dilantik

Sekda Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, melantik 236 pengawas dan Kepala Sekolah di lingkup Disdikbud Kuningan, Kamis (19/5)

KUNINGAN - Sepekan setelah dirundung isu dugaan adanya pungutan liar (pungli) kepada para calon kepala sekolah, ratusan pejabat Pengawas dan Kepala Sekolah di lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan, akhirnya dilantik dan diambil sumpah jabatan.

Pelantikan sejumlah 236 pengawas dan kepala SD/SMP digelar pada Kamis (19/5) di Aula BKPSDM Kuningan. Sekretaris Daerah Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, hadir mewakili Bupati Kuningan untuk memimpin pelatikan dan pengambilan sumpah jabatan para pengawas dan Kasek tersebut.


Usai acara pelantikan, Sekda Dian mengatakan pihaknya mengucapkan selamat kepada para pengawas dan Kasek yang sudah dilantik. Bahkan mereka juga membacakan dan menandatangani fakta integritas saat pelantikan.

" Setelah dilantik, Kita menghimbau para pengawas dan kepala sekolah ini agar segera melakukan perubahan ke arah yang lebih baik. " kata Sekda Dian.

Kalau setelah dilantik ini, imbuhnya, di sekolah mereka tetap stagnan bahkan mengalami kemunduran, maka pemerintah telah melakukan salah penempatan.

"Perubahan ke arah positif ini tentunya bisa dimulai dari hal-hal yang kecil yang kasat mata. Contohnya banyak kondisi fisik sekolah yang tidak terawat dan ada kesan terlantar, ini yang harus jadi perhatian," ujar Dian.

Disebutkan Sekda, kepala sekolah yang pintar manajerial tentu bisa membawa lingkungannya lebih baik lagi.

" Kita belum bicara kualitas, belum bicara sistem pembelajaran, kurikulum dan lain sebagainya. Dari sisi kasar mata yang mudah dilihat masyarakat saja dulu sejauhmana," paparnya.

Ditanya soal merebaknya isu dugaan pungli kepada para calon kepala sekolah yang dihembuskan sebagian mahasiswa beberapa waktu lalu, Sekda Dian mengaku tidak tahu persis permasalahan itu.

"Saya tidak tahu persis soal itu, yang jelas Pak Uca (Kadisdikbud Kuningan) sudah mengambil langkah-langkah dan sudah menyelesaikannya," tandas Sekda.

Terpisah, Ketua Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kuningan, Younggy Septhandika Permana, juga mengucapkan selamat kepada para pengawas dan kepala sekolah yang baru dilantik hari ini.

"(Soal adanya pelantikan pengawas dan Kasek) Ini disyukuri saja. Tapi soal dugaan pungli kita akan tetap meminta bagaimana pertanggungjawaban Disdikbud," tegasnya.

Meski sudah ada pelantikan hari ini, pihaknya akan terus mengejar sampai dimana kejelasan tentang adanya dugaan pungli kepada para kepala sekolah, seperti yang dituduhkannya dalam aksi beberapa hari lalu di Kantor Disdikbud Kuningan.


Terpisah, saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu, Kadisdikbud Kuningan, Uca Somantri menyebutkan, tuduhan adanya pungli yang dilakukan oknum pejabat Disdikbud Kuningan tidak benar adanya.

"Soal aksi rekan-rekan IMM ini Saya anggap sebagai kontrol sosial dari masyarakat bagi lembaga kami. " kata dia.

Meski begitu, pihaknya akan melakukan pengecekan jika ada keterlibatan orang yang bisa saja oknum dari pegawai Disdikbud yang diduga melakukan pungli seperti yang dituduhkan para mahasiswa dalam aksinya.

"Bisa saja ada oknum yang menjual nama kedinasan kami, kan bisa saja seperti itu," sebut mantan Kepala BKPSDM Kuningan ini.

Uca menambahkan, yang namanya oknum, dimana saja bisa ada. Dan pihaknya berjanji akan berusaha meminimalisir peluang adanya oknum pegawai yang melakukan hal tidak baik di lembaganya. (Nars)

Diberdayakan oleh Blogger.