Ads Top

Susbalan Angkatan 1 Banser Kuningan Ciptakan SDM Banser Siap Jaga Ulama dan NKRI


KUNINGAN - Gerakan Pemuda Ansor dan Satuan Koordinasi Cabang Banser Kabupaten Kuningan berhasil menyelesaikan kegiatan Kursus Banser  Lanjutan (Susbalan) Angkatan Ke-I yang digelar selama 4 hari di Kebun Raya Kuningan (KRK) Desa Pasawahan, Kecamatan Pasawahan.

Kasatkorcab Banser Kuningan, Wahyu Hidayah, menutup kegiatan tersebut pada Ahad (29/5) kemarin. Menurutnya selama 4 hari SDM Banser dilatih dan dibina tentu banyak kesan di dalamnya. 

"Kegiatan Susbalan ini menghadirkan Instruktur dan pelatih Susbalan  dari Jajaran Satkornas  Banser, Aswaja Centre, Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Barat, Kasatkorwil dan Wakasatkorwil Banser  Jawa Barat serta Instruktur  Pelatih Satkorwil yang kompeten," papar Wahyu kepada kuninganreligi.com, Senin (30/5).


Dikatakannya, dalam rangkaian kegiatan ini  Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Barat, Deni Ahmad Haidar memberikan motivasi ke Ansoran dan ke Banseran. 

"Susbalan yang penuh barokah dan menjadi Susbalan yang sukses karena diikuti tidak hanya oleh peserta dari Kabupaten Kuningan, melainkan juga dari luar Kuningan," ungkap Wahyu.

Dijelaskannya, Susbalan adalah pelatihan ke Banseran lanjutan yang dirancang  untuk meningkatkan  kualitas kader pimpinan Banser  dalam rangka mendorong kebutuhan  organisasi di bidang bela negara dan sosial masyarakat. 

Selain wahana pendidikan dan latihan Banser,  Wahyu berharap melalui Susbalan ini akan melahirkan anggota Banser yang memiliki kapasitas Sumber Daya Manusia yang dapat memimpin dan menggerakan  organisasi Banser. 

"Diharapkan terpenuhinya kebutuhan personalia satuan koordinasi Banser di tingkat kelompok, rayon, cabang, dan wilayah. selain itu,  akan melahirkan calon-calon pendidik dan pelatih Banser  yang dapat bergabung dalam Korp Instruktur Banser, yang pada saatnya tinggal dimantapkan dalam pelatihan kursus pelatih," gamblangnya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada tim Skolat dan Instruktur yang telah menjalankan tugasnya dengan baik.

Wahyu juga meminta kepada seluruh lulusan Susbalan untuk tetap istiqomah dalam ber-Banser dan ber-Ansor. Karena menurutnya, tantangan kedepan akan semakin komplek, untuk itu diperlukan keikhlasan dan kesabaran.

"Kuncinya satu, kita harus ikhlas. Ini harus dipegang. Kita tidak mencari jabatan di organisasi ini, bukan pula untuk gagah-gagahan, tapi semata-mata untuk pengabdian.  Untuk menjaga NKRI dan  melindungi kiai-kiai NU," ucap Wahyu.

Selanjutnya Kasatkorcab Banser Kuningan menuturkan,  melalui proses Susbalan diharapkan juga melahirkan  Banser-Banser yang militan, berwawasan, serta cinta kepada agama dan tanah air. 

Hal tersebut, sambungnya, sebagai bagian dari upaya dalam mengurangi gerak langkah dari kelompok orang yang berniat merusak mental generasi muda dengan paham-paham yang bertentangan dengan ideologi negara dan Ahlussunnah wal Jamaah An Nahdliyah.


“Tugas yang kita emban dalam rangka bela negara tidaklah mudah. Tetapi saya yakin dan percaya, dengan bekal yang telah sahabat-sahabat dapatkan selama mengikuti Susbalan, akan bermanfaat, baik untuk diri sendiri, organisasi, masyarakat, bangsa dan negara,” sebutnya.

Dalam penutupan Susbalan ini dihadiri pula oleh Perwakilan Satkornas Banser, Ketua PC GP Ansor Kab. Kuningan Muhamad Rasdi, para instruktur dan Skolat dari Banser Satkorwil Jabar, serta sejumlah undangan lainnya. (Nars)

Diberdayakan oleh Blogger.