Ads Top

Benarkah Omicron BA.4 dan BA.5 Sebabkan Naiknya Kasus Covid-19? Bagaimana Kondisi di Kabupaten Kuningan?

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kuningan dr H Denny Mustafa

KUNINGAN - Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan menyebutkan angka terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia kembali mengalami peningkatan. Meski tak sebanyak sebelumnya, disebutkan pada hari Selasa (14/6) kemarin angka infeksi Covid-19 harian mencapai 930 kasus.


Kepala Bidang P2P, Dinkes Kuningan, dr H Denny Mustafa mengatakan meningkatnya jumlah kasus akhir-akhir ini di Indonesia, diakibatkan banyaknya aktivitas warga di ruang publik dan bawaan dari luar negeri (karena warga yang baru datang dari luar negeri.

"Kalau di Kuningan ada fluktuasi namun relatif melandai. Masih dibawah lima kasus dan satu dirawat di rumah sakit," katanya, saat dikonfirmasi Rabu (15/6).

Untuk tes Covid-19, imbuhnya, hingga saat ini terus dilakukan petugas di rumah sakit- rumah sakit yang ada di Kuningan. 

"Untuk yang mengalami gejala flu yang masuk RS selalu kita test," ujarnya.

Terkait varian baru Omicron sub-varian BA.4 dan BA.5 yang ramai disebutkan sudah masuk Indonesia, di Kabupaten Kuningan tidak terdeteksi hingga saat ini. 

"Sebenarnya gejalanya sama dengan varian Covid-19 yang lain, sub-varian BA.4 dan BA.5 ini datang dari luar negeri seperti dari Amerika Serikat, Afrika dan 3 negara lainnya," terang Denny.


Pihaknya menyebutkan akan menggalakan kembali vaksinasi booster beberapa waktu kedepan. Untuk target vaksinasi Covid-19 di Kuningan sebenarnya sudah melebihi target untuk dosis 1 dan 2.

Sedangkan untuk vaksinasi booster sudah mencapai 29% tinggal 1 % lagi di akhir Bulan Juni ini. (Nars)

Diberdayakan oleh Blogger.