Ads Top

Disnaker Kuningan Gelar Job Fair, 28 Perusahaan Buka 2791 Lowongan Kerja

Ribuan pencari kerja memadati Job Fair yang digelar Disnaker Kabupaten Kuningan, Selasa (28/6)

KUNINGAN - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Kuningan kembali menggelar perekrutan lowongan kerja, Job Fair 2022, untuk angkatan kerja lulusan SMA/SMK sederajat. Kuningan Job Fair 2022 digelar di Kampus SMK Karya Nasional (Karnas), Jalan Raya Gunungkeling - Cirendang, pada Selasa (28/6).


Job Fair 2022 ini bertemakan "Dapatkan pekerjaanmu, bahagiakan harimu".

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kuningan, Carlan, mengatakan Job Fair tersebut digelar dengan bekerjasama dengan Forum Bursa Kerja Khusus (BKK) SMK se-Kabupaten Kuningan. 

"Penempatan Job Fair di Kampus SMK Karya Nasional, karena SMK ini ketua BKK-nya," ujarnya.

Pada Job Fair tersebut ikut serta 28 perusahaan dengan tipe A, B dan C dari dalam dan luar Kuningan.

"Sebenarnya di luar Job Fair ini, kita juga membuka lowongan kerja melalui website secara online, " sebut Elon, sapaannya.


Menurutnya, pada Job Fair 2022 ini ada sejumlah 6.800 pencari kerja yang bersaing untuk mengisi sekira 2.791 lowongan yang disediakan dari 28 perusahaan.

"Jumlah lowongan ini tidak termasuk lowongan kerja ke luar negeri yang dilakukan seleksi dengan pola mandiri," kata Elon.

Pihaknya berharap dengan diselenggarakannya Job Fair secara rutin akan bisa mengurangi angka pengangguran di usia produktif kerja.

Ia juga meminta seluruh komponen, termasuk SKPD yang ada di lingkungan Pemkab Kuningan bisa bekerja bareng guna menangani tingginya angka pengangguran di Kuningan.

"Angka pengangguran ini bisa diserap juga oleh sektor UMKM contohnya," sebutnya.

Elon mengucapkan terima kasih kepada sektor swasta yang telah menyediakan lowongan kerja dan panitia, lintas bidang dan UPTD BLK yang ikut menyukseskan Job Fair ini.

Ditanya upaya agar sisa pencaker yang belum beruntung dalam Job Fair ini bisa mendapatkan kesempatan kerja, Disnaker Kuningan mengaku akan menempuh skenario pelatihan melalui BLK dan perguruan tinggi untuk membuka 6 jenis pelatihan kerja.

Di tempat sama, Bupati Kuningan, Acep Purnama, membahas soal Bonus Demografi di Indonesia. Menurut Acep, bonus demografi ini akan dialami oleh para pencari kerja di Kabupaten Kuningan juga.

"Bagaimana kebutuhan dunia di sektor tenaga kerja sangat terbuka sekali. Dunia membutuhkan angkatan pencaker dari usia 15-50 tahun sampai tahun 2035," terang Bupati.

Para pencari kerja bisa berpeluang meraih bonus demografi ini dengan meningkatkan kemampuan, keahlian, dan keterampilan kerja di berbagai sektor.


"Kepada Disnaker kami terus mendorong untuk melakukan terobosan lain untuk mendeteksi, menginventarisasi lowongan kerja bahkan sampai ke luar negeri," katanya. 

Terpantau dalam Job Fair 2022 di Kampus SMK Karya Nasional ini, ribuan pencari kerja nampak berjubel di halaman. Saat Bupati Kuningan tiba di lokasi mereka nampak mengelu-elukan Bupati dengan tatapan penuh harap agar mereka bisa segera mendapat pekerjaan. (Nars)

Diberdayakan oleh Blogger.