Ads Top

Ingin Kuliahkan Anak Tak Kesampaian, Unah Bersyukur Ada Program BBM

Unah, merasa bersyukur karena anaknya akhirnya bisa berangkat kuliah di Semarang, Jum'at (10/6)

KUNINGAN - Unah, warga Desa Bojong Kecamatan Kramatmulya merasa beruntung setelah tahu ada program Belajar Bekerja Mandiri (BBM) yang diinisiasi Anggota DPRD Jawa Barat, Tina Wiryawati bersama Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi dan Pariwisata (STIEPARI) Semarang.

Ia tahu ada program BBM ini dari Kepala Desa Bojong, Adnan, saat sosialisasi di desanya.


Program BBM ini sangat membantu Unah untuk bisa menguliahkan anaknya. Selama bertahun-tahun, Unah dan keluarga mengaku sangat ingin menguliahkan anaknya, namun karena kendala biaya, hal itu tak kunjung kesampaian.

"Kami sudah menabung lama, namun ya, terpakai lagi uangnya, jadi belum bisa menguliahkan anak, padahal anak saya ingin sekali kuliah," ujar Unah saat ditemui di Desa Kertayasa, Jum'at (10/6).

Hari itu merupakan hari kebahagiaan untuk Unah dan Keluarga. Betapa tidak, cita-cita anaknya untuk bisa kuliah akhirnya terwujudkan juga.

Anaknya bersama 22 putra-putri asal Kabupaten Kuningan lainnya, Jum'at (10/6) diberangkatkan untuk kuliah gratis dan kerja di Semarang melalui program BBM.

Sebanyak 23 putra-putri asal Kabupaten Kuningan ini dilepas Kepala Desa Kertayasa, Arief Amarudin didampingi suami Tina Wiryawati, Eko Prasetyo, berangkat ke STIEPARI Semarang dengan menggunakan 1 unit armada bus.

Saat pelepasan, Eko berpesan kepada para calon mahasiswa STIEPARI Semarang ini untuk semangat belajar, merubah nasib diri untuk sukses dan menyandang gelar sarjana pada akhirnya.

" Kalian kami lepas untuk menggapai masa depan dan Insya Allah pasti sampai. Dengan bekerja keras, komitmen, tanggung jawab pada diri sendiri untuk jadi manusia yang berguna bagi Nusa dan Bangsa," papar Eko saat melepas rombongan.

Menurutnya, para generasi muda ini akan menjadi pengganti generasi tua untuk memimpin bangsa.

"Atas nama Ibu Hj Tina Wiryawati, Saya berangkatkan kalian semua ke Semarang utk Belajar, Bekerja , Mandiri. Dan tidak ada kata menyerah atau pulang sebelum kalian semua mendapat gelar sarjana dan jangan pernah menyerah atau lemah," tandasnya.



Ia menyebutkan, tidak ada yang tidak mungkin untuk masa depan, selama memiliki semangat untuk maju dan menjadi yang terbaik.

Untuk diketahui, Program BBM tahun ini diikuti oleh 23 lulusan SMK / sederajat dari 8 desa, yakni Kertayasa, Linggamekar, Bojong, Karangmangu, Cieurih, Mekarjaya dan Linggasana.

Mereka, dalam program BBM ini mendapatkan bantuan biaya kuliah gratis dan akan dipekerjakan di perusahaan-perusahaan yang telah bekerjasama dengan STIEPARI Semarang.


Mereka juga akan mendapat gaji setara UMR dari pekerjaan yang dilakukan.

Program BBM ini sudah diinisiasi Tina Wiryawati sejak beberapa tahun sebagai bentuk bantuan kepada masyarakat guna mengatasi masalah pengangguran dan membantu pelajar putus sekolah untuk bisa meneruskan kuliah. (Nars)

Diberdayakan oleh Blogger.