Ads Top

Unik, Perpisahan Sekolah, Pelajar SDN 1 Ciporang Pilih Camping di Talaga Surian Daripada Plesiran ke Luar Kota

Para pelajar Kelas 6 SDN 1 Ciporang pilih nge-camp di Talaga Surian Camp Park untuk acara perpisahan sekolah mereka, Sabtu (11/6)

KUNINGAN - Berbeda dan unik, puluhan siswa-siswi Kelas 6B, Sekolah Dasar Negeri 1 (SDN 1) Ciporang Kecamatan Kuningan lebih memilih lokasi alam terbuka untuk merayakan acara perpisahan sekolah mereka. 

Terpantau di lokasi wisata Talaga Surian Camp Park, Desa Puncak, Kecamatan Cigugur, Sabtu (11/6), puluhan pelajar ini didampingi orangtua dan gurunya sangat menikmati suasana alam terbuka dengan menggelar acara sederhana.


Rangkaian acara yang dipandu oleh dua orang pelajar mulai dari sambutan kepala sekolah, ketua komite sekolah, perwakilan orangtua siswa hingga acara pentas kreativitas seni pun tak kalah serunya.

Kepala SDN 1 Ciporang, Lilis Susilawati, pemilihan lokasi agenda perpisahan sekolah anak-anak Kelas 6 ini adalah pilihan para pelajar tersebut. 

"Ini adalah keinginan para pelajar sendiri yang lebih suka berkemah (Persami) di alam terbuka dan tak jauh dari Kuningan. Akhirnya Kami pun menyetujuinya," jelas Lilis.

Selain untuk mengenalkan alam terbuka kepada anak didiknya, kegiatan Persami di Talaga Surian Camp Park ini juga lebih mengenalkan budaya lokal pada anak.


 "Anak - anak jadi bisa mengenal Kuningan lebih dalam, selain itu dana yang dikeluarkan lebih murah dan Kami bisa memantaunya secara langsung," ujarnya.

Di tempat sama, Ketua Komite SDN 1 Ciporang, Nevi Kuspiana Lesmana mengaku sangat setuju dengan diadakannya acara perpisahan di lokasi wisata alam yang masih berada di wilayah Kabupaten Kuningan.

"Ini bagus, daripada pergi ke luar kota, dengan memilih lokasi di tempat wisata lokal bisa secara langsung atau tidak langsung mempromosikan pariwisata daerah sendiri ke masyarakat luar Kuningan," katanya.

Ia mengaku sangat terkesan dengan rangkaian acara yang diselenggarakan pada agenda perpisahan sekolah tersebut.

" Karena ini bisa mengenalkan anak untuk mencintai lingkungan hidup dan alam sebagai bekal bagi mereka ketika sudah dewasa," tambahnya.

Nevi berharap kegiatan serupa bisa dilaksanakan kembali di tahun berikutnya kepada para siswa lain. Karena selain membekali cinta alam lingkungan kepada anak, agenda seperti ini juga bisa menghemat pengeluaran yang dibebankan kepada orang tua murid.


Terpisah, pengelola wisata alam Talaga Surian Camp Park, Wiwid Widianto, mengaku bersyukur karena masih ada pihak yang bangga pada lokasi wisata lokal untuk acara-acara sekolah.

"Tentunya ini bisa membantu geliat pariwisata lokal agar bangkit kembali paska dua tahun terdampak Pandemi Covid-19," ucap pria yang lebih dikenal dengan sebutan Ebiet ini. (Nars)

Diberdayakan oleh Blogger.