Ads Top

6 Warga Binaan Lapas Kelas II A Kuningan Langsung Bebas di Hari Kemerdekaan

Dua WBP mendapatkan pemberian remisi secara simbolis di HUT ke-77 RI di Lapas Kuningan 

KUNINGAN - Peringatan Hari Ulang Tahun ke-77 Republik Indonesia membawa keberkahan bagi enam orang warga binaan di lembaga pemasyarakatan kelas IIA Kuningan. Mereka termasuk ke dalam 300 Orang warga binaan yang mendapatkan remisi di hari kemerdekaan ini. Terlebih mereka selain mendapatkan remisi juga dinyatakan langsung bebas bisa keluar dari lembaga pemasyarakatan.


Hal itu terungkap dalam upacara pemberian remisi umum dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2022 di lembaga pemasyarakatan kelas IIA Kuningan yang disampaikan oleh Kepala lapas Gumilar Budi Rahayu.

Remisi tersebut terang Gumilar adalah sebuah anugerah yang diberikan oleh pemerintah kepada warga binaan yang telah memenuhi syarat tertentu.

Ditambahkannya, jumlah warga binaan dan tahanan di lembaga pemasyarakatan Kuningan adalah sebanyak 439 orang. Sehingga jika 300 Orang mendapatkan remisi maka 139 lainnya masih belum memenuhi syarat untuk mendapatkan remisi umum di Hari Kemerdekaan ini 

"Dari jumlah 300 Orang ini ada satu orang nabi teroris yang mendapatkan remisi, " jelasnya.

Lebih lanjut dirincinya bahwa para warga binaan yang mendapatkan remisi tersebut adalah remisi 1 bulan 63 orang, remisi 2 bulan 57 orang, remisi 3 bulan 85 orang, remisi 4 bulan 47 orang, remisi 5 bulan 28 orang, dan remisi 6 bulan 9 orang.

"Untuk remisi umum 2, remisi 2 bulan 1 orang, remisi 3 bulan 5 orang, remisi 4 bulan 1 orang, remisi 5 bulan 3 orang dan remisi 6 bulan 1 orang," jelas Gumilar lagi.


Selain memberikan remisi Lembaga pemasyarakatan juga rutin melakukan pembinaan terhadap warga binaan, diantaranya adalah pembinaan kepribadian, pembinaan keagamaan, layanan dan perawatan kesehatan, dan juga pembinaan rehabilitasi kepada narapidana narkotika.

"Dalam melaksanakan pembinaan ini kita bekerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia, Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan, dan perusahaan yang bersedia bekerja sama untuk melakukan pembinaan keterampilan terhadap WBP," ujarnya. (Nars)

Diberdayakan oleh Blogger.