Ads Top

Petugas Damkar Kuningan mencoba memadamkan api di sebuah bangunan pabrik pembuatan jamur di Blok Ragasakti Desa Setianegara, Selasa (30/8) malam

KUNINGAN - Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Kuningan merilis fakta-fakta peristiwa kebakaran sebuah bangunan pabrik pembuatan jamur di Blok Ragasakti Desa Setianegara yang terjadi Selasa (30/8) malam.


Menurut Kepala UPT Damkar Kuningan, M Khadafi Mufti, peristiwa kebakaran pabrik budidaya jamur ini terjadi pada pukul 18:30 WIB.

"Pemilik bangunan bernama Jejen (48 tahun) warga Desa Sangkanhurip Kecamatan Cigandamekar," terang Khadafi, Selasa malam.

Ia menuturkan, berdasarkan keterangan saksi Nanang Iriana (seorang Kadus), saat saksi akan mengantarkan anaknya pangkas rambut ke wilayah Desa Linggajati, saksi melihat kobaran api dari arah sebelah utara pintu gerbang masuk ke Desa Setianegara.

"Kemudian saksi melihat ke lokasi dan kondisi api sudah membakar bangunan tersebut," ujarnya.

Setelah meminta tolong ke warga lainnya, sebagian warga mencoba memadamkan api. Namun karena sumber air sangat jauh, upaya mereka pun belum berhasil memadamkan api yang berkobar hebat.

Beruntung, salah seorang pegawai obyek wisata di sekitar tempat itu langsung melaporkan peristiwa kebakaran ke Markas Damkar Kabupaten Kuningan.

Selang 20 menit kemudian, 5 anggota Damkar tiba di lokasi dan berjuang bersama masyarakat setempat untuk menjinakkan Si Jago Merah.

"Alhamdulillah, api bisa kita padamkan setelah 2 jam bersama warga," kata Khadafi.

Dari hasil pendataan pihaknya, api diduga berasal dari percikan saat adanya hubungan arus pendek di jaringan kabel yang berada pada bangunan itu.


"Total kerugian tertaksir adalah Rp 131 juta dan Alhamdulillah tidak ada korban jiwa," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, sebuah pabrik pembuatan jamur di Blok Ragasakti Desa Setianegara Kecamatan Cilimus terbakar sewaktu masyarakat pulang Shalat Maghrib, Selasa (30/8). Video dan foto kejadian kebakaran tersebut tersebar di media sosial warganet Kuningan.

Hanif, warga setempat, saat dihubungi kuninganreligi.com membenarkan bahwa sebuah bangunan pabrik pembuatan jamur di Jalan Ragasakti Desa Setianegara, terbakar hebat petang tadi.

"Iya, tadi Bada Maghrib terbakar hebat. Bangunannya kan sebagian besar dari kayu dan bilik bambu serta banyak sekam jadi itu mudah terbakar, api cepat membesar," terangnya melalui sambungan seluler.

Saat terjadi kebakaran, kata Hanif, sekitar wilayah Desa Setianegara mengalami pemadaman arus listrik PLN. (Nars)

Diberdayakan oleh Blogger.