Ads Top

Nahas, Tungku Lupa Dipadamkan, Rumah dengan 8 Penghuni Nyaris Ludes Terbakar

Rumah milik warga Desa Susukan Kecamatan Cipicung terbakar pada Senin (5/9) malam

KUNINGAN - Satu unit rumah dengan 8 penghuni di Dusun Wage Desa Susukan nyaris ludes terbakar akibat penghuninya lupa mematikan tungku pada Senin (5/9) malam. Berkat kesigapan warga dan para petugas Damkar Kuningan, rumah tersebut bisa diselamatkan dari kebakaran yang lebih besar.

Akibat kebakaran itu, Oman (80 tahun) dan Enting (78 tahun) Sang Pemilik Rumah harus menderita kerugian Rp 32,3 juta.


Saksi mata, Kepala Desa Susukan, Toto Ciptarasa menceritakan, peristiwa kebakaran pertama kali diketahui oleh tetangga korban yang tinggal di belakang rumah korban, Tiwong Tarsiwan (55 tahun).

Tiwong, yang juga Ketua RT 4 ini pada sekira pukul 22:40 WIB hendak membeli rokok di warung depan, yang ada di pinggir jalan raya.

Saat melintas ke rumah korban, Tiwong melihat dapur bangunan rumah milik korban terbakar. 

Sesaat kemudian saksi segera memanggil pemilik rumah dari pintu depan, untuk memberitahukan bahwa bagian dapur rumah terbakar. Kemudian saksi bersama warga lainnya berusaha menyelamatkan penghuni rumah dari ancaman Si Jago Merah.

"Ya betul, saksi Saudara Tiwong kemudian memberitahu peristiwa kebakaran tersebut kepada kami, aparat Desa Susukan. Kebetulan kami juga memiliki apar, dan kami gunakan untuk memadamkan api bersama warga," ucap Kades Toto Ciptarasa.

Sayangnya, bangunan rumah yang terbakar sangat rapat dengan bangunan lain dan banyaknya material yang mudah terbakar membuat api sulit dipadamkan.

Khawatir kebakaran semakin meluas, pada pukul 23.10 WIB, salah seorang warga berinisiatif melaporkan kejadian kebakaran ke Kantor UPT Damkar Satpol PP Kuningan untuk mendapat penanganan yang lebih cepat.

Tak berapa lama, 7 petugas dengan 1 unit Randis Damkar tiba di TKP kebakaran dan berusaha memadamkan api dibantu warga dan aparat pemerintah setempat.


Lewat tengah malam, sekira pukul 00:30 WIB api berhasil dipadamkan oleh mereka.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Kami menduga kebakaran disebabkan oleh bara api yang ada di tungku, bekas memasak, lupa dipadamkan dan ditinggal tidur," terang Kepala UPT Damkar Kuningan, M Khadafi Mufti, Selasa (6/9) pagi saat dikonfirmasi.

Pihaknya menghimbau masyarakat selalu waspada akan segala potensi bahaya kebakaran yang tak terduga, bisa terjadi dimanapun dan kapan pun juga. (Nars)

Diberdayakan oleh Blogger.