Ads Top

Gelar Turnamen Linggajati Fun Cup ACDC, Deki: Banyak Nilai Positif dari Sepakbola

Peserta Turnamen Sepakbola Linggajati Fun Cup ACDC didominasi emak-emak, Jum'at (7/10)

KUNINGAN - Tragedi Kanjuruhan yang membawa dampak terhadap dunia persepakbolaan di Indonesia, tidak menyurutkan seorang anggota DPRD Kuningan untuk menggelar turnamen sepakbola antar dusun di desanya.


Deki Zaenal Mutaqin, anggota Fraksi Gerindra DPRD Kuningan ini memanfaatkan momentum hari lahir Sang Istri untuk menggelar turnamen yang dikemas semi hiburan ini.


Nama turnamen yang digelar adalah "Linggajati Fun Cup ACDC 2022". Panitia yang dibentuknya, merencanakan turnamen hiburan sepakbola ini digelar selama 5 hari (7-11 Oktober 2022).


Uniknya, peserta turnamen sepakbola yang dilaksanakan di Lapangan Desa Linggajati, Kecamatan Cilimus ini didominasi oleh emak-emak. Aulia Center Deki Center (ACDC) sebagai penyelenggara turnamen, menyediakan 4 ekor kambing sebagai hadiah utama.


"Intinya ini adalah upaya membangkitkan cinta olahraga kepada masyarakat. Kami kemas untuk hiburan masyarakat," kata Deki, saat ditemui di lapangan, Jum'at (7/10/2022) sore.


Ditengah ramainya peristiwa Tragedi Kanjuruhan, Ia malah berpendapat bahwa sepakbola tidak boleh redup. 


"Justru kami ingin membuktikan bahwa dunia sepakbola adalah dunia yang positif. Yang bisa menyatukan semangat masyarakat, bahkan bisa membangun karakter bangsa yang baik," paparnya.

Terpisah, Ketua PSSI Askab Kuningan, H Udin Kusnaedi berharap turnamen serupa bisa digelar di tempat lain dengan tujuan yang sama.


"Semangat Pak Deki untuk membangun kebersamaan di kalangan masyarakat melalui Sepakbola ini Kami apresiasi. Saya pribadi mengucapkan terima kasih," ujarnya.


Di tempat sama, seorang tokoh ulama Kabupaten Kuningan, H Aang Asy'ari, menambahkan, olahraga sepakbola bisa jadi media hiburan masyarakat.


Siapapun, imbuhnya, bisa guyub ikut bermain sepakbola, dan tak memandang latar belakang pemainnya siapa.



"Saya mendukung sekali agenda ini, semoga dunia sepakbola bisa semakin maju dan bangkit ditengah sorotan imbas dari tragedi Kanjuruhan," ungkap pengurus MUI Kuningan ini.


Ia juga berharap masyarakat mendoakan agar para korban tragedi Kanjuruhan yang meninggal dunia bisa diterima amal ibadah mereka, dan husnul khatimah.

"Tadi saat pembukaan, kita juga menggelar doa bersama untuk para korban Kanjuruhan ini," kata Aang. (Nars)

Diberdayakan oleh Blogger.