Ads Top

Kehilangan Sosok Orang Shalih, Ratusan Warga Hadiri Permakaman Dirut PAM Tirta Kamuning

Prosesi permakaman Almarhum Dirut PAM Tirta Kamuning di Tempat Pemakaman Keluarga Desa Ciketak Kecamatan Kadugede, Senin (24/10) 


KUNINGAN - Kepergian Direktur PAM Tirta Kamuning, Deni Erlanda, ke tempat peristirahatan terakhir diiringi ratusan warga. Jenazah Deni tiba di rumah duka pada Ahad (23/10/2022) malam. 

Pada Senin (24/10) pagi, sekira pukul 07:00 WIB, Jenazah Deni Erlanda dilepas Bupati Kuningan, Acep Purnama dengan sambutan singkat yang menyebutkan bahwa Almarhum adalah sosok manusia yang Shalih.

"Almarhum adalah orang baik, penuh dedikasi selama hidupnya dan mengayomi. Beliau juga sangat bertanggung jawab terhadap apa yang dikatakan," kata Acep saat melepas kepergian Almarhum ke peristirahatan terakhir.


Hadir juga dalam pelepasan jenazah Almarhum, Wabup Kuningan, M Ridho Suganda, Sekda Dian Rachmat Yanuar, jajaran kepala SKPD dan pimpinan BUMD di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan.

Jenazah Deni Erlanda dimakamkan di Tempat Pemakaman Keluarga, Desa Ciketak Kecamatan Kadugede dengan dihadiri keluarga besar, kerabat dan ratusan masyarakat.

Terpisah, salah seorang pejabat di PAM Tirta Kamuning, Asep Aro, saat dimintai keterangan menyebutkan, sosok Almarhum Deni merupakan figur orang tua, senior dan keluarga dekat bagi seluruh pegawai.

" Almarhum sering memberikan nasehat dan inspirasi untuk kemajuan perusahaan. Pak Direktur merupakan sosok teladan yang dengan ketinggian ilmu yang dimilikinya selalu menunjukkan akhlak

yang mulia, rendah hati, mengayomi dan membimbing yang muda," tuturnya.

Ia mengaku sangat mengingat nasihat yang selalu dipesankan Almarhum soal Shalat lima waktu.

" Nasihat Beliau yang selalu teringat adalah jangan tinggalkan shalat sesibuk apapun kalian, " ujar Asep.

Saat memberikan nasihat itu, imbuhnya, Almarhum selalu memberikan contoh langsung. 

"Itu terbukti, jikalau Beliau mendengar suara adzan, beliau langsung berhenti beraktifitas dan bergegas menuju mushola atau masjid untuk segera melaksanakan shalat," katanya.

Tak hanya soal shalat, Almarhum Deni juga dimasa akhir hayatnya tak pernah tinggal melaksanakan puasa Sunnah Senin - Kamis.

"Kepergian beliau merupakan kehilangan yang meninggalkan kesedihan bagi kami semua," tandas Asep.


Ia berharap, prestasi dan teladan yang telah dicontohkan Almarhum semasa hidup bisa diikuti seluruh pegawai PAM Tirta Kamuning.

"Dan cita-citanya yang belum terwujud untuk perusahaan bisa kami lanjutkan perjuangannya, " ujarnya.

Ia berdoa, Almarhum diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan kesabaran. 

Direktur PAM Tirta Kamuning Kuningan, Deni Erlanda meninggal pada Hari Ahad, 23 Oktober 2022, Pukuk 14.50 WIB di RS Al Islam Bandung.

Deni Erlanda meninggal dunia pada usia 53 tahun. Ia lahir di Jakarta tanggal 30 Juni 1969. 

Selamat jalan Pak Direktur, jasamu akan terus abadi. (Nars)

Diberdayakan oleh Blogger.