Ads Top


JAKARTA – Memperkenalkan Budaya Nusantara kepada generasi muda ternyata bisa melalui sebuah aplikasi game. Apalagi di jaman kekinian, sedang berkembang pesat industri permainan (e-sport) berbasis teknologi yang menunjang pemakaian aplikasi di aneka gadget.


Adalah Anantarupa Studios, salah satu produsen aplikasi di Indonesia yang saat ini sedang mengembangkan sebuah aplikasi permainan berbasis MOBA 5v5, yang mencoba berkreasi mengembangkan aplikasi game dengan sentuhan budaya Nusantara. 


"Nama aplikasinya Lokapala. sebuah game yang menyasar pengguna dari kalangan generasi muda Indonesia yang didominasi oleh usia produktif, ujar CEO Anantarupa Studios, Ivan Chen kepada wartawan, di Jakarta, Kamis (20/10/2022).


Sekarang, imbuhnya, game bukan hanya untuk rekreasi, melainkan dapat menjadi medium dalam memperkenalkan budaya dan sejarah Nusantara.


"Melalui Lokapala, kami mempunyai misi untuk terus memperkenalkan ksatriya- ksatriya Nusantara yang mempunyai kisah dan semangat inspiratif," sebutnya.


Ia mengatakan games produksinya ini telah menarik banyak pengguna. Ini terbukti saat digelarnya Grab Ksatriya Pilih Tanding, turnamen game Lokapala yang pertama kali di Solo Grand Mal beberapa waktu lalu.


"Pada Grand Final Piala Gubernur Grab Ksatriya Pilih Tanding, 1 Oktober 2022 di Solo Grand Mall, diikuti 500-an peserta," ungkap Ivan.


Penyelenggaraan lomba e-sport tersebut menjadi salah satu wujud dukungan pemerintah provinsi Jawa Tengah dalam mengangkat budaya dari nusantara.


Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Odo RM Manuhutu mengatakan Indonesia merupakan pasar utama yakni sebesar 36 triliun tahun 2022. 


"Akan tetapi, games local hanya menguasai 0.5%, lebih dari 99% market Indonesia masih dikuasai oleh game-game impor," katanya.


Odo menambahkan, Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk mendukung pengembangan industri game lokal. Hal ini juga sejalan dengan Keputusan Presiden tentang 7 kelompok kerja pengembangan industry game dan target penguasaan market game nasional sebesar 70% di tahun 2024.


“Untuk mencapai hal ini diharapkan pemimpin-pemimpin lembaga dan pemerintah daerah berperan dalam mendukung produk-produk lokal seperti Lokapala ini” tambahnya.


Dalam mempopulerkan games ini kepada masyarakat. Lokapala melakukan preview ksatriya terbaru Lokapala Suryakusuma yang terinsipirasi dari sosok Mangkunegaran I. Mangkunegaran I adalah Raja pertama di Istana Mangkunegaran. 


Sosok yang dikenal sebagai Pangeran Sambernyowo ini tercatat di dalam sejarah punya perawakan kecil namun memiliki sorotan mata yang tajam. 


Selama kurun waktu 16 tahun berperang, Pangeran Sambernyowo memenangkan 250 pertempuran dan membentuk Laskar Matahati yaitu Laskar Wanita pertama yang terdiri dari 144 ksatriya putri.


Kertapradana Subagus, Director BD & Strategic Partnership Grab Indonesia juga menambahkan mendukung penuh acara ini untuk memajukan ekonomi digital creative supaya kedepannya industry game lokal bisa menjadi pemain besar, khususnya dalam bidang e-sports. 


Pihaknya juga percaya bahwa Indonesia punya banyak talenta-talenta digital yang siap membangun dan mengembangkan industry 4.0.


" Dengan potensi industry game yang sangat besar, diharapkan industry game ini dapat menjadi key driver atau lokomotif kebangkitan ekonomi nasional. Untuk mencapai hal tersebut, diperlukan kolaborasi lintas sektor,” ujarnya.(Nars/rls)

Diberdayakan oleh Blogger.