Ads Top

Polisi Ungkap Alasan Warga Cirebon Lempari Bus Pesik Kuningan dengan Batu

Kasatreskrim Polresta Cirebon, Kompol Anton

CIREBON - Kepala Satreskrim Polresta Cirebon, Kompol Anton, menyebutkan, pasca peristiwa pelemparan Bus rombongan Pesik Kuningan, pihaknya sudah meminta keterangan dari sejumlah saksi.


"Kita mengamankan lima orang (pasca kejadian tersebut), tapi masih sebagai saksi, yang diduga dari salah satu kelompok suporter yang melakukan penyerangan," jelas Kompol Anton kepada sejumlah awak media di Cirebon, Sabtu (01/10).


Pihaknya membenarkan ada peristiwa dugaan perusakan armada Bus yang mengangkut para pemain Pesik Kuningan, pada Kamis (29/9) malam sekira pukul 19:00 WIB.


Peristiwa terjadi setelah para pemain Pesik Kuningan bertanding pada Liga 3 Seri 2 Jabar di Stadion Bima, Cirebon.


"(Dugaan perusakan) ini mengakibatkan rusaknya terutama di bagian kaca kendaraan di bagian depan dan samping," kata Anton.


Pihaknya menduga, pelemparan batu tersebut dilakukan oleh (oknum) suporter, yang saat ini masih dalam tahap penyelidikan Satreskrim Polresta Cirebon.


Ditambahkannya, dari hasil pengumpulan keterangan, didapatkan informasi bahwa motif penyerangan adalah adanya upaya balas dendam.


"Tahun 2019, pada waktu pertandingan di Kuningan, di situ muncul perlakuan yang kurang menyenangkan terhadap pemain maupun suporter dari Cirebon," kata Kompol Anton mengungkapkan apa yang diterangkan saksi.


Oknum suporter tersebut, imbuhnya, merasa dendam, ketika tahun 2022 ada pertandingan di Stadion Bima, Kota Cirebon, ini menjadi momen (mereka) untuk melakukan balas dendam.


Hingga hari ini, ujarnya, belum ada pihak yang divonis sebagai tersangka dari peristiwa pengerusakan kendaraan rombongan Pesik Kuningan tersebut.


Sebelumnya, diberitakan, insiden pelemparan batu oleh orang tak dikenal terhadap bus yang ditumpangi rombongan Tim Pesik Kuningan, terjadi Kamis (29/9) malam, saat Pesik pulang ke Kuningan usai bertanding melawan PSGJ.


Diungkapkan Sopir Bus Pesik, Aan Sehan, setidaknya ada tiga titik lokasi kendaraan yang dikemudikannya diserang lemparan batu. Yakni di kawasan Ciperna, Gronggong dan daerah Beber.


Akibat lemparan batu itu, kaca bus Pesik Kuningan nampak retak dua titik dan karoseri bus banyak yang penyok.


Beruntung tidak ada anggota rombongan Tim Pesik Kuningan yang terluka akibat lemparan batu tersebut.

(Nars, sumber IG: @siberasiid)

Diberdayakan oleh Blogger.