Ads Top

6 personel BPBD dan PMI Kabupaten Kuningan berangkat ke lokasi gempa Cianjur untuk menyalurkan bantuan, Selasa (22/11)

KUNINGAN - Musibah bencana alam gempa bumi magnitude (M) 5,6 yang terjadi di wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Senin (21/11/2022) siang, mendapat respon cepat dari berbagai kalangan untuk menyalurkan bantuan bagi korban terdampak.



Salah satunya, bantuan dikirimkan oleh sejumlah petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kuningan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kuningan.


Tercatat 4 petugas PMI Kabupaten Kuningan dan 2 petugas BPBD Kuningan diberangkatkan pada Selasa (22/11/2022) dini hari tadi menuju Kabupaten Cianjur.


Kepala Pelaksana BPBD Kuningan, Indra Bayu Permana, saat dikonfirmasi memberikan keterangan bahwa untuk sementara, PMI dibantu kendaraan dari BPBD akan membawa dulu logistik dan obat-obatan yang sangat dibutuhkan para korban terdampak gempa bumi Cianjur.


"Yang berangkat 6 orang, 4 orang dari PMI dan 2 orang dari BPBD dengan menggunakan kendaraan angkutan barang 1 unit dan ambulan 1 unit," kata Indra, Selasa (22/11) dini hari.


Untuk rencana selanjutnya, pihaknya  tetap telah merencanakan beberapa anggota untuk jadi back up/lapis 2 untuk dikirimkan ke Cianjur.


"Pengiriman personel BPBD Kuningan ke Cianjur sudah direncanakan, namun dengan catatan menyesuaikan dengan situasi kondisi kebencanaan di Kabupaten Kuningan," ujarnya.


Pemberangkatan personel BPBD ini, imbuh IB, sapaannya, tentu sepengetahuan dan sesuai arahan dari Kepala BPBD dan Bupati Kuningan.


"Kita juga mempertimbangkan saat ini di  Kabupaten Kuningan juga ada beberapa titik bencana yang mesti mendapatkan perhatian dan tindakan lanjutan," tandasnya.


Untuk diketahui, bencana alam gempa bumi M 5,6 di Kabupaten Cianjur telah memporak-porandakan banyak bangunan dan menewaskan lebih dari 160 warga.


Rumah sakit setempat dikabarkan telah dipenuhi pasien korban terdampak gempa Cianjur.



Puluhan tenda pengungsi sudah didirikan oleh pihak BNPB dan bantuan berupa logistik, sembako, serta obat-obatan terus berdatangan termasuk dari Pemprov Jawa Barat. (Nars)


Diberdayakan oleh Blogger.