Ads Top

Yadi (52 tahun), pedagang Cakue di area CFD Kabupaten Kuningan mengalami kerugian Rp 3,5 juta usai gerobak usahanya terbakar pada Ahad (13/11) pagi


KUNINGAN - Seorang Pedagang Cakue yang mangkal di area Pandapa Paramarta Kompleks Stadion Mashud Wisnusaputra Kuningan, Yadi (52 tahun), warga Kelurahan Purwawinangun Kecamatan Kuningan, terpaksa tidak bisa berdagang untuk sementara waktu.


Hal ini menyusul peristiwa kebakaran yang terjadi pada gerobak Lapak usahanya pada Ahad (13/11/2022) pagi sekira pukul 8:30 WIB.


Kepada petugas UPT Damkar Satpol PP Kuningan, Yadi menjelaskan, peristiwa kebakaran gerobaknya bermula saat dirinya sedang melayani pembeli dan menggoreng Cakue dagangannya.



"Ketika Saya sedang menggoreng Cakue, ada minyak goreng yang tumpah ke kompor. Kemudian timbul percikan api dan semakin membesar," ujarnya.


Seketika itu dirinya pun langsung berupaya memadamkan api dengan air yang ada di ember cucian yang dibawanya.


Namun, api semakin membesar dan membakar sebagian gerobak yang terbuat dari kayu. Asap putih terlihat menyembul keluar dan memancing perhatian pengunjung CFD di sekitar Pandapa Paramarta.


Beruntung, 3 orang petugas Damkar dan 2 orang Satpol PP yang sedang berjaga di area CFD segera menghampiri gerobak yang sedang terbakar itu.


Seorang petugas Damkar langsung menyemprotkan serbuk kimia dari Apar pada api yang sedang menyala. Api pun berhasil dikendalikan.



Akibat peristiwa kebakaran gerobaknya, Yadi mengaku mengalami kerugian sebesar Rp 3,5 juta. 


Kepala UPT Damkar Satpol PP Kuningan, M Khadafi Mufti, kepada Kuningan Religi menerangkan, pihaknya menghimbau para pedagang yang menggunakan kompor di gerobak usahanya agar selalu berhati-hati dan waspada.


"Agar rutin membersihkan gerobak kayunya dari percikan-percikan minyak. Karena semakin lama percikan minyak bisa menebal dan berpotensi terbakar jika tersambar api," katanya. 


Sebelumnya diberitakan, suasana Hari Bebas Kendaraan (Car Free Day) pada Ahad (13/11/2022) di sekitar Lapangan Pandapa Paramarta nampak padat pengunjung. Secara kebetulan di lokasi tersebut juga sedang diadakan kegiatan RS Juanda Care Day untuk memperingati Hari Ulang Tahun ke-20 RS Juanda Kuningan.


Suasana sedikit ricuh terlihat di sebelah utara Lapangan Pandapa Paramarta, sekira pukul 8:36 WIB. Dari sebuah gerobak pedagang Cakue nampak asap putih menyembul mengakibatkan para pengunjung CFD bergerak menjauhi gerobak. Mereka khawatir terjadi kebakaran dan ledakan gas dari gerobak tersebut.



Beruntung, empat petugas Damkar dan Satpol PP Kuningan yang sedang melakukan pengamanan kegiatan CFD dengan sigap langsung menghampiri gerobak yang berasap itu.


Salah seorang petugas Damkar langsung membuka pintu gerobak tempat menyimpan kompor gas dan menyemprotkan bubuk kimia dari Apar yang selalu dibawanya setiap tugas pengamanan.


Seketika, api yang sempat membakar kayu bagian dalam gerobak Cakue langsung padam. (Nars)

Diberdayakan oleh Blogger.