Ads Top

Porprov XIV Jabar, Kuningan Buka Peluang Mendulang Medali dari Angkat Berat

Pengcab Pabersi Kuningan optimis dulang medali dari Cabor Angkat Berat pada Porprov XIV Jabar 

KUNINGAN - Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-XIV Jawa Barat masih menyisakan banyak pertandingan dari berbagai cabang olahraga. Meski Selasa (15/11/2022) hingga pukul 13:45 WIB, Kontingen Kabupaten Kuningan turun satu peringkat ke posisi 18, namun banyaknya sisa pertandingan masih memberikan optimisme bagi para atlet yang belum bertanding untuk bisa menambah pundi-pundi medali.


Salah satu cabang olahraga yang bisa diharapkan mendulang medali bagi kontingen Kuningan adalah dari Cabor Angkat Berat yang dinaungi oleh Pengcab Pabersi Kuningan.



Ketua Pabersi Kuningan, Uu Kusmana, saat ditemui kuninganreligi.com disela pertandingan Porprov di Bandung, mengatakan pihaknya sangat optimis atlet angkat berat binaannya akan memberikan prestasi terbaik di laga Porprov XIV Jabar ini.


"Kita akan terus kawal karena pertandingan masih panjang, mohon doanya kita berusaha semaksimal mungkin untuk memenuhi target medali," ujar pria yang juga menjabat sebagai Kadis Kopdagperin Kuningan ini.


Selama berada di Bandung untuk mendampingi para atlet Pabersi Kuningan, dirinya terus memberikan dukungan kepada para atlet yang sedang berjuang untuk Kabupaten Kuningan hingga selesainya pertandingan.


"Hari ini seorang atlet Pabersi Kuningan Alhamdulillah barusan menyumbangkan 1 medali perak dari Kelas 59 Kg, " ujar Ketua 2 Pengprov Pabersi Jabar ini.


Jandap, nama atlet angkat berat Kuningan ini berhasil meraih perak usai bertarung sengit dengan atlet Kabupaten Bandung dengan selisih 10 point.


Dilaporkan pada pertandingan tadi pagi, Jandap bertarung cukup sengit dengan tiga jenis angkatan, pertama Squat, benchpress, dan dead lift. 



Jandap unggul pada angkatan Squat dengan angkatan terbaik 250 kg, sementara pada benchpress lebih unggul Shihab dari Kabupaten Bandung dengan selisih 5 point, atau angkatan terbaik jandap diangka 140 kg.


Sementara, pada dead lift, atlet asal Kuningan ini kalah point 25 atau dengan angkatan terbaik 215 kg, sedangkan dari Kabupaten Bandung mampu menembus 240 kg.


Sehingga total point yang di raih Jandap sebesar 605 kg sedangkan kabupaten Bandung mencapai 615 kg. (Nars)

Diberdayakan oleh Blogger.