Ads Top

Beredar Foto Rumah Ambruk Pasca Gempa Bumi 3,8 M di Kuningan, Ini Faktanya

Foto rumah yang rusak diduga karena beberapa kejadian bencana, termasuk akibat getaran gempa Kamis (22/12) pagi di Kabupaten Kuningan 


KUNINGAN - Pasca terjadi getaran gempa bumi 3,8 M yang berpusat di barat daya Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, pada Kamis (22/12/2022) pagi, beredar gambar visual yang memperlihatkan terjadinya kerusakan sebuah rumah.


Kerusakan rumah tersebut, disebutkan akibat terjadinya getaran gempa pada Kamis Pagi. 


Kepala Pelaksana BPBD Kuningan, Indra Bayu Permana, saat dikonfirmasi, membenarkan bahwa kejadian tembok rumah ambruk tersebut terjadi pada saat getaran gempa 3,8 M dirasakan warga Kuningan, Kamis pagi.



"Kita sudah gali info. Tadinya rumah ini terkena  dampak banjir bandang beberapa waktu lalu. Rumah sudah retak. Sudah tidak ditinggal, sementara penghuni dievakuasi. Dampak ada gempa sekarang tembok rubuh," terang Indra 


Rumah tersebut, imbuh IB, sapaannya,, terdampak longsor TPT  bantaran Sungai Cipedak pada tanggal 8 Desember 2022.


"Ditambah intensitas hujan Hari Rabu kemarin, tanggal 21 Desember cukup tinggi, mengakibatkan retakan di rumah tersebut bertambah," katanya.


Akhirnya, pada Kamis (22/11) pagi pasca gempa, tembok rumah milik Wiro Kuswara, warga Cijemit ini ambruk.



"Atas rekomendasi BPBD, semenjak tanggal 8 Desember, penghuni rumah atas nama Pak Wiro Kuswara sudah dievakuasi sementara," ungkapnya.


Sebelumnya, menurut keterangan BMKG bahwa Episenter gempa bumi Kuningan ini terletak pada koordinat 6.99 LS dan 108.48 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 1 km Barat Daya Kabupaten Kuningan pada kedalaman 5 km.  


Dilaporkan BPBD Kuningan, getaran gempa ini dirasakan di seluruh wilayah kecamatan yang ada di Kabupaten Kuningan. (Nars)

Diberdayakan oleh Blogger.