Ads Top

 


KUNINGAN – Bupati Kuningan, H Acep Purnama, didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dr Elon Carlan, berkunjung ke Negara Jepang selama 5 hari (03-07 Desember 2022). Kunjungan dinas kepala daerah Kabupaten Kuningan ini, diakui Acep, untuk melihat dan belajar dari dekat terkait penerapan teknologi di beberapa perusahaan di Negeri Sakura ini pada berbagai sektor yang diharapkan bisa dikembangkan di Kuningan.

Bupati bersama rombongan bertolak dari Bandara Soekarno Hatta dengan menggunakan Japan Air pada Sabtu (03/12/2022) lalu. Rombongan Bupati Kuningan tiba dengan selamat di Bandara Narita Kota Chiba, pada Ahad (04/12/2022).



Perusahaan yang pertama kali dikunjungi Bupati Acep adalah PT. Farm Okoshi yang bergerak di bidang pertanian yang berlokasi di Kota Tochigi. Selain untuk mengetahui penerapan teknologi di bidang pertanian, Pemda Kabupaten Kuningan bersama perusahaan yang dipimpin oleh Okoshi Takuma ini telah menyepakati beberapa hal.


“Diantaranya saja,  perusahaan tersebut membutuhkan  tenaga kerja asal Kuningan, pria/wanita lulusan minimal SLTA, usia maksimal 35 tahun untuk dipekerjakan dengan pola magang sebagai pemelihara tanaman stroberi dengan ubi, “ ungkap Bupati Kuningan, kepada kuninganreligi.com, Selasa (13/12/2022) kemarin.

Kunjungan di perusahaan tersebut juga memunculkan rencana kerjasama impor hasil bumi berupa ubi jalar dan jenis talas, termasuk umbi hui dari Kabupaten Kuningan ke Jepang.

“Pihak perusahaan Farm Okoshi juga berkeinginan  mengunjungi  Kabupaten  Kuningan  dalam  rangka penjajagan investasi pertanian khusus stroberi dan ubi,” tutur Acep.


Pada hari yang sama, Bupati bersama rombongan dengan didampingi Staf KBRI di Jepang, selama 2 jam berkeliling Kota Tokyo untuk mengenal tata kelola pembangunan, budaya, jenis kuliner, dan tempat-tempat bersejarah lainnya.


Hari ketiga di Jepang, rombongan dari Kabupaten Kuningan mengunjungi PT.

Nanobell yang bergerak di bidang energi berlokasi di Kota Shibuya, Tokyo.


“Sama dengan kunjungan di hari sebelumnya, PT Nanobell juga ternyata membutuhkan  tenaga kerja asal Kuningan, pria/wanita lulusan

minimal SLTA, usia maksimal 35 tahun untuk dipekerjakan dengan pola magang,” kata Acep.


Selain itu, perushaan yang dipimpin oleh Katsuyo Kinoshita ini, juga bersedia membantu persoalan teknologi perbaikan aki bekas dan penyediaan baterai untuk PJU di daerah yang bisa terjangkau aliran listrik.

“Mereka juga berkeinginan  mengunjungi  Kabupaten  Kuningan  dalam  rangka

penjajagan investasi di bidang energy,” ucapnya didampingi Kadisnakertrans, Dr Carlan.


Perusahaan ketiga yang dikunjungi rombongan di Jepang adalah PT. Zebra Grup yang berlokasi di Kota Shinju-Ku, Tokyo. Perusahaan ini dipimpin oleh Akihiko Tanigawa sebagai Senior Managing Director.


Lagi-lagi, di perusahaan ini pun Pemkab Kuningan menyepakati beberapa point kerjasama dengan pihak perusahaan. Diantaranya adalah dibutuhkannya  tenaga kerja asal Kabupaten Kuningan, pria/wanita, lulusan minimal SLTA, usia maksimal 35 tahun, untuk dipekerjakan dengan pola magang.


“Pak Akihiko Tanigawa sebagai Senior Managing Director, katanya, nanti pada Bulan Februari 2023 akan berkunjung ke Kabupaten Kuningan dalam rangka pengembangan PT. Zebra Asaba yang ada di Kabupaten Kuningan,” tandas Acep.


Sebelum pulang dari Jepang, Bupati Acep juga mengunjungi lokasi PT. Odaira Kinoko Laboratory yang bergerak dibidang budi daya jamur anti kanker yang berlokasi di Kota Saitama.


Lagi-lagi, ternyata perusahaan tersebut juga membutuhkan  tenaga kerja asal Kuningan, pria/wanita lulusan minimal SLTA, usia maksimal 35 tahun, untuk dipekerjakan dengan pola magang.


“Pak Yoichi Odaira, sebagai CEO Perusahaan juga berkeinginan  mengunjungi  Kabupaten  Kuningan  dalam  rangka penjajagan investasi dibidang budi daya jamur, “ tutur Bupati.



Pihaknya juga sempat mengunjungi Kaki Gunung Fujiama untuk melihat dan mengetahui bagaimana pengelolaan kawasan kaki Gunung Fujiama.


Rombongan Bupati pulang dari Jepang dan tiba di Indonesia pada Rabu (07/12/2022) lalu.(Nars)


Diberdayakan oleh Blogger.