Ads Top

Kebakaran di Cigugur Kabupaten Kuningan, Damkar Kerahkan Seluruh Petugas

Seorang petugas Damkar Kuningan sedang berjuang memadamkan api pada peristiwa kebakaran rumah di Kelurahan Cigugur Kabupaten Kuningan pada Rabu (14/12/2022) malam

KUNINGAN - Kebakaran hebat terjadi di sebuah rumah milik Pasutri Ujang Karmu (59 tahun) / Veronica Nyai (54 tahun) warga Rt 22 Rw 8 Lingkungan Wage, Kelurahan Cigugur, Kabupaten Kuningan pada Rabu (14/12/2022) malam sekira pukul 20:00 WIB.


Besarnya kobaran api membuat UPT Damkar Satpol PP Kuningan harus menerjunkan 5 Randis Damkar dan 25 petugasnya. Bahkan petugas yang sedang beristirahat pun terpaksa dipanggil untuk bertugas karena kondisi kebakaran sangat besar.



Berdasarkan keterangan Kepala UPT Damkar Satpol PP Kuningan, M Khadafi Mufti, peristiwa kebakaran bermula saat saksi atas nama Yeti, warga setempat, mendengar suara ledakan dari arah rumah korban kebakaran.


"Setelah saksi bersama suaminya keluar rumah untuk mengecek sumber suara ledakan dimaksud, ternyata mereka melihat api sudah menyala di ruang tamu rumah milik korban," terang Khadafi, Kamis (15/12/2022) dini hari.


Akhirnya saksi dibantu suami dan anaknya berteriak memanggil pemilik rumah, akan tetapi tidak ada jawaban dari dalam rumah. 


Saksi pun langsung memberitahukan apa yang dilihatnya kepada warga lainnya bahwa telah terjadi kebakaran.


Malangnya, meski warga setempat berusaha memadamkan api dengan menggunakan peralatan seadanya secara bergotong royong, api tetap berkobar dan semakin membesar tidak terkendali.


Sebagian warga terpaksa mendobrak pintu rumah untuk menyelamatkan beberapa asset dari dalam rumah, termasuk diantaranya 2 unit sepeda motor.


"Ternyata pemilik rumah memang tidak ada di rumah tersebut. Mereka sedang bersilaturahmi ke kerabatnya di wilayah Kecamatan Kuningan," ucap Khadafi lagi.


Warga setempat, Egi Nurfajar, akhirnya melaporkan peristiwa kebakaran ini ke kantor UPT Damkar Kuningan. Hanya saja laporan disampaikan setelah kebakaran berlangsung selama lebih dari setengah jam.


Pasca mendapatkan laporan, 2 randis damkar dikirim ke lokasi kebakaran bersama 8 petugas.


Besarnya api, membuat UPT Damkar menerjunkan 3 unit Randis damkar susulan dan seluruh petugas pun diterjunkan ke lokasi.



Mereka berjibaku memadamkan api dibantu aparat TNI, Polri dan warga setempat. Dalam waktu kurang dari 4 jam, api akhirnya berhasil dipadamkan dan tidak merembet ke bangunan lainnya di sekitar lokasi tersebut.


"Setelah kita lakukan pengumpulan data, saksi-saksi dan pengumpulan bukti. Kebakaran diduga berasal dari arus pendek listrik," jelas Khadafi.


Akibat peristiwa kebakaran ini, korban Ujang dan keluarganya mengalami kerugian materi ditaksir sejumlah Rp 560 juta.


Peristiwa kebakaran ini sempat menghebohkan warga Kabupaten Kuningan. Foto dan video peristiwa kebakaran banyak dibagikan oleh warganet di berbagai platform media sosial pada Rabu malam tadi. (Nars)

Diberdayakan oleh Blogger.