Ads Top

Lolos Top 21 Kompetisi Inovasi Jawa Barat, Geliat Si BaDu miRakyat Dinilai Tim Provinsi

Kepala Dinas Kopdagperin Kuningan memberikan pemaparan soal Aplikasi Si BaDu miRakyat di depan tim penilai provinsi 

KUNINGAN - Setelah melalui penilaian ketat, dari sejumlah 678 peserta Kompetisi Inovasi Jawa Barat (KIJB) Tahun 2022, Gerbang Layanan Informasi Terpadu Aplikasi Bank Data Pelaku Usaha Ekonomi Kerakyatan (GeLiat Si BaDu miRakyat) milik Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kuningan akhirnya bisa lolos ke babak 21 besar 


Dengan lolosnya penilaian Geliat Si BaDu miRakyat ini, Kepala Diskopdagperin Kuningan, U Kusmana bersama jajarannya dipersilahkan untuk melakukan ekspose di tingkat Provinsi beberapa hari lalu.


Selanjutnya, pasca presentasi tersebut, Kamis (08/12/2022) pagi, Tim Penilai KIJB dari Provinsi Jabar datang langsung ke kantor Diskopdagperin Kuningan untuk melihat dari dekat penerapan aplikasi ini di lapangan.


Pada agenda tersebut, dihadirkan juga para pelaku UMKM penerima manfaat dari pembuatan aplikasi Si BaDu miRakyat. Penilaian berlangsung di aula kantor Diskopdagperin Kuningan, Jalan RE Martadinata.


Kadis Kopdagperin Kuningan, U Kusmana, usai menerima Tim Penilai dari KIJB 2022, menjelaskan dari Kabupaten Kuningan ada sebanyak 5 SKPD yang mengirimkan inovasi pada event KIJB 2022 ini.


"Alhamdulillah satu SKPD, yakni Diskopdagperin Kuningan bisa lolos ke finalis 45 besar, yang kemudian lolos lagi ke tahapan 21 besar," katanya.


Pihaknya mengaku optimis dan berharap setelah mendapatkan kunjungan Tim Verifikasi KIJB di tempat kerjanya ini, Si BaDu miRakyat bisa tampil sebagai inovasi terbaik dari yang terbaik.


"Dalam proses verifikasi tadi, Kami sampaikan secara gamblang terkait aplikasi Si BaDu miRakyat ini mulai dari awal berdirinya sampai akhirnya bisa memberikan manfaat bagi para pelaku ekonomi kerakyatan di Kuningan," paparnya.


Selain sebagai bank data perekonomian di Kabupaten Kuningan, Si BaDu miRakyat ini, kata Uu, terus berkembang memiliki fitur yang sangat penting bagi masyarakat.


"Ini terus dinamis, dan yang terpenting adalah bagaimana aplikasi ini bisa terus ada dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Tidak hanya dibuat untuk sementara waktu saja, akan terus berkesinambungan," jelas Dia.


Selain sebagai inovasi asli dari seorang Kadiskopdagperin Kuningan, Si BaDu miRakyat juga sudah diakui oleh Bupati Kuningan dan masuk ke inovasi di Jawa Barat yang terintegrasi ke sistem di Kementerian Koperasi UKM RI.


"Penilaian inovasi ini jelas sangat membuat kami semakin terus berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, dalam rangka membangun ekonomi kerakyatan," ungkapnya. (Nars)

Diberdayakan oleh Blogger.