Ads Top

Pembukaan lahan untuk pembangunan Jalan Lingkar Timur Selatan dimulai di akhir tahun 2022

KUNINGAN - Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Kuningan menargetkan pembukaan lahan untuk mengawali pembangunan Jalan Lingkar Timur Selatan (JLTS) di penghujung tahun 2022 ini bisa tembus hingga wilayah Desa Cibinuang, Kecamatan Kuningan.


Hal itu dikatakan, Kepala Bidang Bina Marga, DPUTR Kuningan, Teddy Sukmajayadi kepada kuninganreligi.com, Selasa (27/12/2022).


"Sesuai instruksi langsung dari Pak Bupati, bahwa pembukaan lahan dengan clearing dari lahan yang sudah dibebaskan," kata Teddy.


Sejak dilaunching, proses pembukaan lahan tersebut dilakukan mulai dari Desa Windujanten, Kecamatan Kadugede beberapa waktu lalu.


"Langsung begitu pembayaran selesai dilaksanakan, kita mulai dari Desa Windujanten dengan mengerahkan tiga alat berat backhoe," ungkapnya.


Tujuan dari Clearing ini, imbuhnya, untuk memastikan batas aset lahan yang diperuntukkan untuk pembangunan jalan.


"Juga untuk memastikan bahwa lahan yang dibebaskan ini benar dan sesuai dengan peta bidang pembebasannya," sebut Teddy.


Hingga saat ini, Ia menjelaskan, tahap musyawarah ganti rugi JLTS akan memasuki tahap ketiga, yakni di Kelurahan Citangtu (187 bidang), dan baru selesai tahap kedua di Desa Cibinuang, Kecamatan Kuningan (320 bidang) tinggal pembayaran saja.


"Target clearing ini sampai akhir tahun mudah-mudahan bisa tembus sampai Desa Cibinuang sepanjang -+ 3,5 km," tandasnya.


Pihaknya berharap pengerjaan Clearing lahan ini akan berlanjut di tahun 2023 untuk akselerasi pekerjaan awal pembangunan JLTS.


"Mohon do'anya untuk kelancaran proses demi prosesnya," tutupnya. (Nars)

Diberdayakan oleh Blogger.