Ads Top

Terjadi Kamis Sore, Ini 7 Lokasi Kejadian Bencana Alam di Wilayah Kabupaten Kuningan

Petugas BPBD Kuningan melakukan asesmen di lokasi tebing longsor Desa Sindangjawa Kecamatan Kadugede pada Jum'at (09/12) pagi

KUNINGAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan merilis hasil kaji cepat dari 7 lokasi bencana alam yang terjadi pada Kamis (08/12/2022) sore.

Jenis bencana alam yang terjadi itu, 6 diantaranya adalah bencana tanah/tebing longsor dan 1 bencana banjir.

Kepala Pelaksana BPBD Kuningan, Indra Bayu Permana, dalam kaji cepatnya tersebut mengatakan, 6 titik bencana longsor terjadi di Desa Cijemit, Desa Pinara, Desa Hantara, Desa Bunigeulis, Desa Margasari dan Desa Margabakti.


"Sedangkan untuk lokasi bencana banjir terjadi di Desa Cikondang Kecamatan Hantara," terang Kalak BPBD.

Berikut ini 7 lokasi bencana yang dirilis BPBD Kuningan pada Jum'at (09/12) siang :


1. Longsor TPT dan Tebing di Desa Sindangjawa Kecamatan Kadugede


Bencana longsor terjadi di 2 dusun, yakni Dusun Manis dan Dusun Puhun. Sebuah TPT Jalan di Gang Dusun Manis longsor dengan volume 9 meter kubik menimpa dinding rumah warga.

Masih di Dusun Manis, TPT Jalan Lingkungan Blok Ciiling-iling longsor dengan volume sekira 10 meter kubik menutup saluran air.

Kemudian, di Dusun Pahing, tebing longsor 90 meter kubik, menimbun sebagian badan jalan penghubung Desa Sindangjawa - Desa Margabakti.

Meski begitu, akses jalan tersebut masih bisa dilalui oleh kendaraan.


2. Tebing Longsor di Desa Margabakti Kecamatan Kadugede


Pada Kamis sore, berdasarkan kaji cepat BPBD Kuningan, setidaknya ada 3 dusun yang menjadi lokasi bencana tebing longsor di Desa Margabakti Kecamatan Kadugede.

Pada kejadian tersebut tercatat ada 7 unit rumah terancam (4 di Dusun Puhun, dan 3 di Dusun Kliwon) dan 1 unit rumah warga mengalami kerusakan di Dusun Pahing.

Satu keluarga yang rumahnya tertimpa material longsoran terpaksa harus diungsikan ke rumah kerabatnya yang lebih aman.

3. Longsor TPT Halaman Rumah dan Tebing di Desa Bunigeulis Kecamatan Hantara


Sejumlah  3 unit rumah terancam akibat terjadinya 4 titik longsoran TPT halaman rumah, sekolah, dan tebing di 2 dusun Desa Bunigeulis, pada Kamis sore.


4. Genangan Air / Banjir di Desa Cikondang Kecamatan Hantara



Sejumlah 6 unit rumah warga di 2 dusun di Desa Cikondang, Kecamatan Hantara terendam genangan air setinggi 5 cm lebih pada Kamis sore.

Banjir ini disebabkan oleh luapan air dari saluran irigasi persawahan ke pemukiman warga karena hujan deras yang terjadi selama 4 jam.

Akibatnya, sejumlah peralatan rumah tangga (tempat tidur, kasur, alat elektronik, perabotan lainnya) mengalami kerusakan karena terendam banjir.


5. TPT Anak Sungai Longsor di Desa / Kecamatan Hantara


Tembok penahan tebing di anak Sungai Citeureup mengalami longsoran di 2 titik pada Kamis sore. 

Kejadian tersebut menimbulkan sebagian badan anak sungai Citeureup tertutup longsoran. Selain itu, sebuah pagar SDN 1 Hantara ikut roboh, 1 unit Mushola dan WC/Kamar Mandi SDN 1 Hantara terancam terbawa longsor, serta pagar SDN 1 Hantara roboh.


6. Bahu Jalan di Desa Pinara Kecamatan Ciniru Longsor


Masyarakat pengguna ruas Jalan Desa Pinara tepatnya di Blok Dongkeng dihimbau untuk berhati-hati saat melintas. Hal ini disebabkan oleh sebagian bahu jalan tersebut mengalami longsor pada Kamis sore.

Volume longsoran bahu jalan tersebut adalah sekira 280 meter kubik. Meski begitu, poros jalan ini masih bisa dilalui kendaraan baik roda dua maupun roda empat.

7. TPT Sungai Cipedak Desa Cijemit Longsor


Sejumlah 8 unit rumah mengalami retak-retak pada bagian dinding dan lantainya akibat longsoran yang terjadi pada tembok penahan tebing Sungai Cipedak di Desa Cijemit Kecamatan Ciniru.


Warga setempat dihimbau berhati-hati dan waspada bilamana terjadi hujan deras karena pergerakan tanah sewaktu-waktu bisa terjadi akibat jenuhnya air hujan di dalam tanah. 


(Nars)

Diberdayakan oleh Blogger.