Ads Top

Colokan Listrik Menyala, Rumah Warga Desa Bayuning Terbakar

Petugas Damkar Kuningan memeriksa asal muasal api pada peristiwa kebakaran rumah di Desa Bayuning, Kamis (12/01/2023) siang

KUNINGAN - Warga Desa Bayuning Kecamatan Kadugede, pada Kamis (12/01/2023) dihebohkan dengan kejadian kebakaran sebuah rumah yang beralamat di Dusun Manis RT. 06 RW 02.


Rumah tersebut milik Pipih Nopita (40 tahun) warga setempat, terbakar sekira pukul 10:00 WIB.



Dari luas bangunan 72 meter persegi, 9 meter persegi diantaranya ludes dilalap Si Jago Merah. 


Menurut Kepala UPT Damkar Satpol PP Kuningan, M Khadafi Mufti, pihaknya menerima laporan peristiwa kebakaran ini dari warga setempat atas nama Reza (25 tahun).


Setelah mendapat laporan, pihaknya langsung menerjunkan 5 anggota dengan 1 Randis damkar ke lokasi.


Dalam waktu 40 menit, api berhasil dipadamkan oleh petugas dengan bantuan warga sekitar.


Khadafi menjelaskan, kejadian bermula saat saksi Gema Nurul Inayah (28 tahun) yang merupakan anak pemilik rumah, sepulang dari pasar, hendak meminta tolong orang rumah untuk menurunkan barang belanjaan.


Namun, saat saksi masuk ke dalam rumah, Ia melihat kepulan asap pekat keluar dari ruangan.


"Kemudian  saksi,  menelpon ayahnya dan meminta bantuan tetangga sekitar untuk memadamkan api," jelas Khadafi.


Saat ayahnya datang, dan mencari sumber api, ternyata api berasal dari ruang tidur belakang. Pemilik rumah berusaha memadamkan api dengan menggunakan air dari kamar mandi.


Api sempat mengecil saat seorang tetangga dari Kantor UPTD DPUTR Kadugede ikut membantu memadamkan dengan APAR.


Namun, asap dan titik api masih terlihat. Akhirnya saksi melaporkan peristiwa kebakaran ini ke Kantor UPT Damkar Satpol PP Kuningan.



"Setelah dilakukan pendataan, pengumpulan keterangan dari para saksi di tempat kejadian, kebakaran diduga dari arus pendek listrik. Colokan fitting listrik dalam kondisi menyala, disimpan diatas lemari pakaian bahan plastik,menyebabkan panas dan terbakar," papar Khadafi.


Dari peristiwa tersebut, korban ditaksir mengalami kerugian sebesar Rp 4,35 juta. (Nars)

Diberdayakan oleh Blogger.