Ads Top

Dua Warga Pengguna Jalan Terluka, Angin Kencang Robohkan Pohon di Pagundan

Proses evakuasi material pohon tumbang di Jalan Raya Desa Pagundan, Selasa (03/01/2023)

KUNINGAN - Dua orang pengguna jalan di Jalan Raya Kuningan - Luragung, tepatnya di Desa Pagundan, Kecamatan Lebakwangi, mengalami luka lecet dan lebam akibat tertimpa pohon tumbang pada Selasa (03/01/2023) sore.


Sebuah pohon tumbang melintang ke badan jalan saat terjadi angin kencang pada Selasa sore tadi. Pohon tersebut berdiameter 100 cm dan tinggi 20 meter, menutup akses lalu lintas di Jalur Provinsi ini.



Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan, Indra Bayu Permana dalam laporan kaji cepat Tim Pusdalops BPBD menerangkan peristiwa angin kencang terjadi sekira pukul 15:00 WIB.


"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, tapi 2 orang pengendara motor Honda Vario yang berboncengan tertimpa pohon saat melintas," katanya.


Kedua pengguna jalan tersebut adalah Entin (42 tahun) dan Rini Harini (38 tahun) warg Desa Manggarai Kecamatan Lebakwangi.


Korban Entin, sebutnya, mengalami luka sakit di bagian dada, pipi kanan bengkak dan lecet kaki kiri. Sedangkan korban atas nama Rini Harini, mengalami luka lecet di bagian wajah dan lebam di kaki kanan.


Sementara, sepeda motor yang ditumpangi kedua warga ini pun mengalami rusak akibat tertimpa pohon.


Kejadian pohon tumbang ini sempat membuat arus lalu lintas terhenti karena batang pohon yang melintang di badan jalan.


"Hujan lebat disertai angin kencang dan kondisi pohon yang sudah lapuk mengakibatkan pohon tersebut tumbang menutupi jalan," ucapnya.



Pihaknya langsung menurunkan Tim Assessment dan dibantu DAMKAR, TNI, POLRI , serta aparat desa berikut masyarakat ikut membersihkan material batang pohon yang menutupi jalan.


"Korban luka dibawa ke RS KMC Luragung untuk penanganan medis. Dan arus lalu lintas kembali normal setelah dilakukan pembersihan material pohon tumbang," pungkas IB, sapaannya. (Nars)

Diberdayakan oleh Blogger.