Ads Top

Hujan Deras Rabu Sore, Bencana Longsor Terjadi di Desa Bagawat Selajambe

Satu unit rumah tertimpa longsoran tebing di Desa Bagawat, Kecamatan Selajambe, pada Rabu (04/01/2023) sore

KUNINGAN - Hujan deras yang terjadi pada Rabu (04/01/2023) sore di wilayah Kabupaten Kuningan, mengakibatkan bencana tanah longsor di sejumlah titik.


Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan merilis sidikitnya 1 unit rumah warga mengalami kerusakan dan 6 unit lainnya terancam tertimpa dan terbawa longsoran.



Kepala Pelaksana BPBD Kuningan, Indra Bayu Permana, dalam kaji cepat Tim Pusdalops BPBD menerangkan bencana longsor terjadi pada Rabu sore sekira pukul 17:25 WIB.


Tiga wilayah Rukun Tetangga di 2 Dusun terdapat longsoran tebing dan tanah. Ketiga lokasi tersebut adalah RT 12/06 dan RT 10/05 Dusun Sunaherang serta RT 01/01 Dusun Tanggulun Desa Bagawat, Kecamatan Selajambe.


"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa," jelas IB, sapaannya. 


Bencana longsor TPT Jalan lingkungan di RT 12, Dusun Sunaherang dengan volume 168 meter kubik menimpa dinding bagian belakang dapur rumah milik Jumhadi (62 tahun) warga setempat.


"Di lokasi ini, 1 unit rumah di bagian atas longsoran milik Bapak Ruhidin (53 tahun) terancam terbawa longsor," ungkap Kalak BPBD.


Tebing longsor juga terjadi di RT 10, Dusun Sunaherang dengan volume 180 meter kubik menutup halaman belakang rumah milik Neswi (70 tahun) dan halaman belakang rumah milik Jumar (52 tahun).


Terakhir, di Dusun Tanggulun RT 01, sebuah TPT jalan lingkungan longsor dengan volume 100 meter kubik, menimpa dinding bagian belakang dapur rumah milik Rahman (62 tahun).


"Akibat longsoran itu, 2 unit rumah dibagian atas longsoran, milik Bapak Saman (62 tahun) dan Bapak Unas (75 tahun) terancam terbawa longsor bagian teras depan," terang IB.


Kejadian bencana longsor ini, imbuhnya, akibat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada Rabu (04/01/2023) selama 2,5 jam.


Pihaknya bersama aparat desa setempat telah berkoordinasi dengan aparat Pemerintah Kecamatan, TNI, POLRI dan masyarakat untuk melakukan pembersihan material longsoran dan melakukan penataan lingkungan.



"Bersama masyarakat juga dilakukan penataan saluran air dan pemasangan cerucuk bambu untuk mengantisipasi longsor susulan," katanya.

Untuk sementara lokasi longsoran telah ditutup dengan terpal juga untuk  mengantisipasi longsor susulan. (Nars)

Diberdayakan oleh Blogger.